Ini doa khusus Paus Fransiskus saat Doa Rosario Bersama

128
Paus Fransiskus berdoa setelah memimpin pembacaan rosario selama pelayanan doa di replika Grotto Lourdes di Taman Vatikan pada 30 Mei 2020. | CNS / Paul Haring
Ini doa khusus Paus Fransiskus saat Doa Rosario Bersama
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.COMPada tanggal 30 Mei 2020, sehari sebelum Pentakosta, Paus Fransiskus meminta perantaraan doa St. Perawan Maria untuk mengakhiri pandemi yang sejauh ini telah menewaskan lebih dari 365.000 jiwa saat mendaraskan doa rosario bersama. Sekitar 50 tempat suci Maria di Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan Afrika ikut bergabung bersama Paus dalam doa yang disiarkan langsung replika Grotto Lourdes di Taman Vatikan.

Dengan langkah tertatih Bapa Suci meletakan rangkaian bunga indah untuk dipersembahkan kepada Bunda Kristus. Terlihat di belakang Paus tampak barisan umat yang memakai masker sembari duduk dengan jarak yang disesuaikan sebagai tindakan pencegahan penyebaran virus korona. Pada akhir Rosario, Paus bangkit untuk berdoa: “O Perawan Maria, alihkan matamu yang penuh belas kasih kepada kami di masa pandemi virus korona ini. Hiburlah mereka yang tersesat dan menangis karena kepergian orang-orang terkasih yang terkadang proses penguburan saat ini sungguh menyesakkan jiwa.”

Diapit Ketua Dewan Kepausan untuk Mempromosikan Evangelisasi Baru, Bapa Suci melanjutkan doanya:

“Dukunglah mereka yang tertekan karena sakit sebab untuk mencegah penularan mereka tidak bisa ditemani oleh keluarga terkasih. Tanamkanlah kepercayaan pada diri mereka yang cemas akan masa depan yang diliputi ketidakpastian serta konsekuensi ekonomi dan pekerjaan yang harus dihadapi.

Bunda Allah dan Bunda kami, mohonkanlah bagi kami kepada Allah, Bapa penuh rahmat agar cobaan berat ini berakhir dan biarlah cakrawala harapan dan kedamaian kembali menaungi kami.

Seperti di Kana, datanglang kepada Putramu Yesus untuk meminta-Nya menghibur keluarga orang sakit dan para korban serta untuk membuka hati mereka agar senantiasa percaya. Lindungilah para dokter, perawat, petugas kesehatan, sukarelawan yang saat ini dalam keadaan darurat berada di garis depan sedang mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan nyawa yang lain.

Oh Bunda, temanilah mereka yang kelelahan dan berilah mereka kekuatan, rahmat, dan kesehatan. Hadirlah selalu bersama mereka yang merawat orang sakit siang dan malam. Kepada para imam dan mereka yang ditahbiskan untuk memberikan perhatian pastoral dan menjalankan komitmen penginjilan, agar senantiasa berupaya membantu dan mendukung semua orang.

O Maria, penghibur mereka yang menderita, rangkulah semua anakmu yang sesak akibat diliputi masalah dan mohonkanlah kepada Bapa Yang Maharahim agar dengan tangan-Nya Yang Mahakuasa membebaskan kami dari pandemi yang mengerikan ini sehingga kehidupan dapat berjalan kembali dengan tenang.

Kami mempercayakan seluruh kehidupan kami kepadamu yang menyinari perjalanan kami sebagai tanda keselamatan dan harapan, O penyayang, O pribadi yang kudus, O Perawan Maria yang manis, Amin.”

Paus asal Argentina ini kemudian menyapa mereka yang berkumpul di Amerika Latin. Berbicara dalam bahasa Spanyol, Paus berujar, “Kepada kalian semua yang ada di Amerika Latin, saya melihat Guadalupe dan banyak lainnya – yang terhubung dengan kami, disatukan dalam doa. Dalam bahasa ibu saya, saya menyambut kalian semua. Terima kasih sudah dekat dengan kita semua. Semoga Bunda Guadalupe menemani kita.”

Ketika umat berkumpul menyanyikan Ave Maria dari Fatima, paus berdoa dengan diam-diam di bawah patung Our Lady of Lourdes, yang diterangi di dalam gua, sebelum beranjak pergi.

Doa rosario ini dipromosikan oleh Dewan Kepausan untuk Mempromosikan Evangelisasi Baru, dengan tema “Dengan satu doa, Bersama Bunda Maria,” yang diilhami oleh Kisah Para Rasul 1:14. Dalam sebuah wawancara dengan EWTN Vatikan menjelang doa bersama itu, Mgr. Rino Fisichella mengatakan: “Saya pikir, kami telah menemukan dua hal utama selama momen spesial ini. Pertama-tama pentingnya media untuk evangelisasi baru dan pentingnya peran media untuk berdoa. ”

Felicia Permata Hanggu

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here