Keuskupan Bogor Memberlakukan Misa Umat Pada 20 Juni Mendatang

359
Keuskupan Bogor Memberlakukan Misa Umat Pada 20 Juni Mendatang
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.COM-BEBERAPA keuskupan telah menyatakan sikap terkait kegiatan peribadatan di wilayah masing-masing di masa new normal. Sesuai kebijakan pemerintah, keuskupan yang masuk zona hijau sudah mengizinkan kegiatan peribadatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Sementara keuskupan yang masuk wilayah zona merah seperti Keuskupan Agung Jakarta belum akan membuka pintu dan menggelar kegiatan kegerejaan rutin untuk umat pada pekan ini atau dalam waktu dekat, walaupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memperbolehkan rumah ibadah kembali beroperasi.

Bagaimana dengan Keuskupan Bogor yang secara teritori masih berdekatan dengan DKI Jakarta sekaligus masuk wilayah Sufragan Keuskupan Metropolitan Jakarta?

Berdasarkan Surat Kebijakan Uskup Bogor Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM nomor 039/SKB/VI2020, disebutkan secara umum Keuskupan Bogor sudah memberlakukan Misa bersama umat pada 20 Juni 2020 mendatang dengan tetap mengikuti segala protokol kesehatan yang ada.

Dalam surat tersebut kebijakan Keuskupan Bogor tersebut disebutkan protokol kesehatan masih diberlakukan seperti pembatasan jumlah umat, penambahan jam Misa, pemaksimalan tempat dengan memperhatikan “jaga jarak” serta ada anjuran lainnya yang sebagaimana diatur dalam surat dimaksud.

Sementara itu, Misa live streaming akan tetap dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan umat yang berhalangan ikut Misa.

“Beberapa kebijakan yang diambil dengan tetap mempertimbangkan kerinduan umat dan sekaligus sikap bijak kita untuk tidak ikut sertra menyebarkan virus pandemik ini. Umat yang merasa tidak siap untuk ikut Perayaan Ekaristi langsung, akan dilayani melalui Misa live streaming,” jelas Mgr. Paskalis

Uskup Bogor mengharapkan agar semua umat perlu menjaga disiplin diri terkait kesehatan. “Kami ingatkan bahwa kedisiplinan kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan sesama menjadi prioritas semua orang yang ikut perayaan Ekaristi,” ungkap Mgr. Paskalis.

Berikut Kebijakan Pelayanan Perayaan Ekaristi Dalam Masa New Normal.

Yusti H. Wuarmanuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here