Dalam Terang Pandemi Covid-19, Paus Fransiskus akan Memulai Seri Baru Doktrin Sosial

140
Paus Fransiskus berbicara dalam Audiensi Umum| Dok. Vatican News
Dalam Terang Pandemi Covid-19, Paus Fransiskus akan Memulai Seri Baru Doktrin Sosial
5 (100%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.COM— Sehubungan dengan pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung serta krisis sosial dan lingkungan di seluruh dunia, Paus Fransiskus mengumumkan bahwa ia akan memulai serangkaian topik pembicaraan baru saat audiensi umum. Sesi baru ini bertujuan membantu membangun masa depan yang kita butuhkan. “Dalam beberapa minggu ke depan, saya mengundang Anda untuk bersama-sama menangani pertanyaan mendesak yang dikedepankan oleh pandemi, terutama penyakit sosial. Kita akan melakukannya dalam terang Injil, kebajikan teologis, dan prinsip doktrin sosial gereja, ”ujar Paus pada 5 Agustus saat audiensi umum mingguannya.

Bapa Suci melanjutkan, “kita akan bersama-sama mengeksplorasi bagaimana tradisi sosial Katolik dapat membantu manusia menyembuhkan dunia yang menderita penyakit serius ini.” Audiensi, yang disiarkan langsung dari perpustakaan Istana Apostolik ini adalah audiensi umum pertama Paus setelah ditunda pada bulan Juli. Ia memulai ceramahnya dengan mencatat bagaimana pandemi terus membawa penyakit dan kematian bagi banyak orang serta menyebabkan luka yang dalam. Luka ini memperlihatkan kerentanan manusia.  “Banyak orang dan keluarga hidup dalam masa ketidakpastian karena masalah sosial ekonomi, terutama berdampak pada kelompok termiskin,” ujarnya.

Dengan menjaga fokus mereka pada Kristus, orang Kristen dapat menemukan kekuatan dan penyembuhan dalam Injil dan kebajikan iman, harapan, dan kasih. “Ini adalah pemberian dari Tuhan yang menyembuhkan kita dan menjadikan kita penyembuh, hadiah yang membuka kita ke cakrawala baru, bahkan saat kita sedang menjalani masa sulit di zaman kita,” imbuh Paus.

Bapa Suci mengatakan bahwa umat ​​Katolik perlu memperbarui pengalaman mereka dengan Injil.  Undangan ini menjadi cara memperbaharui semangat kreatif. Dengan demikian, kita dapat mengubah akar kelemahan fisik, spiritual dan sosial kita serta praktik merusak yang memisahkan kita satu sama lain yang mengancam manusia dan bumi.

Yesus menawarkan begitu banyak contoh penyembuhan. Tidak hanya penderitaan fisik dan individu, tetapi juga penyakit spiritual, relasional dan sosial. Sebagai murid Yesus, kita dapat bertanya pada diri sendiri: “Hari ini, dengan cara apa kita dapat membantu menyembuhkan dunia kita?” sebab murid-murid-Nya juga dipanggil untuk melanjutkan pekerjaan penyembuhan dan keselamatan dalam pengertian fisik, sosial dan spiritual.

Untuk itu, Gereja menawarkan Sakramen dan kasih serta kepedulian yang nyata, tetapi “bukan ahli dalam pencegahan atau penyembuhan pandemi. “Gereja membantu orang sakit, tapi dia bukan ahli, ”jelas Paus. Gereja juga tidak memberikan kebijakan sosial-politik tertentu karena ini adalah pekerjaan para pemimpin politik dan sosial yang bagaimanapun, dapat dibimbing oleh cahaya Injil.

Selama berabad-abad, Gereja telah mengembangkan banyak prinsip sosial yang dapat membantu manusia bergerak maju dalam mempersiapkan masa depan. Gereja menjabarkan prinsip utama adalah melihat martabat individu, kebaikan bersama,  berpihak pada orang miskin,bertujuan universal, solidaritas, subsidiaritas, dan merawat bumi, rumah kita bersama. “Prinsip-prinsip ini membantu para pemimpin, mereka yang bertanggung jawab atas masyarakat, untuk mendorong pertumbuhan dan juga, seperti dalam kasus pandemi, penyembuhan tatanan pribadi dan sosial,”jelas Paus.

Paus Fransiskus berharap bahwa setiap orang berefleksi dan bekerja sama sebagai pengikut Yesus. “Bersama membangun dunia lebih baik, penuh harapan bagi generasi mendatang,” tandasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here