PMKRI Terlibat Dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di MPR-RI

51
Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia bertemu Ketua MPR RI Bambang Soesatyo/Dok, Pribadi
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.COM-SEBAGAI bentuk menjaga persatuan, kesatuan bangsa serta pemahaman dan implementasi nilai-nilai kebangsaan, Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) melakukan kegiatan bersama Majelis Permusyawaratan Rakyat RI untuk Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaaan, senin 10/08/2020 di Gedung Nusantara III, Kantor MPR RI.

Sosialisasi ini dilakukan secara virtual via Zoom bersama Ketua MPR RI  Bambang Soesatyo dan para kader PMKRI di seluruh Indonesia. Sementara yang bertemu langsung dengan Ketua MPRI adalah sejumlah pengurus di antaranya, Tri Natalia Urada selaku Sekretaris Jendral, Ewaldus Bole selaku Presidium pengembangan Organisasi; Engelbertus Boli Tobin selaku Presidium Pendidikan dan Kaderisasi; Damianus Gerens Ohoiwutun selaku Presidium Hubungan Perguruan Tinggi; Rama Parambodhi selaku Presidium Hubungan Luar Negeri; Dwi Ivana Sitohang selaku Wakil Sekretaris Jenderal; Alboin Samosir selaku Lembaga Kemaritiman; dan Oyen Tibo selaku Lembaga Politik dan Demokrasi.

Acara dimulai dengan sambutan singkat Ketua PP-PMKRI, Benediktus Papa. Benediktus berharap dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar ini akan memberi dampak pada pemahaman dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan situasi dan kondisi bangsa hari ini yang mengalami dekadensi nilai- nilai serta wawasan kebangsaan maka, menurut Benediktus, pemuda memiliki peran penting dalam menggaungkan dan merealisasikan semangat kebangsaan tersebut.

Ketua PP-PMKRI yang saat itu sedang berada di perbatasan Motamasin (perbatasan Indonesia dengan Timor Leste) menyampaikan harapan masyarakat kepada pemerintah untuk selalu memperhatikan daerah perbatasan antar Indonesia dan Timor Leste, karena wilayah perbatasan menjadi beranda terdepan suatu bangsa, sehingga perlu adanya perhatian lebih dari pemerintah.
Dalam Sosialisasi 4 pilar tersebut, Bambang Soesatyo, menyampaikan bahwa dalam konteks kehidupan demokrasi modern peran generasi muda sangat penting baik sebagai generator dalam pembangunan nasional maupun dalam usaha merawat persatuan dan kesatuan. Menurut Bambang, peran kaum muda ini perlu juga didukung dengan banyak hal positif termasuk bidang pendidikan.
“Peran kaum muda saat ini tak bisa sekadar mengikuti arus saja tetapi sebagai generator penentu pembangunan nasional di bangsa ini. Dan PMKRI salah satu bagian elemen kaum muda yang bertugas merawat perjuangan ini,” sebut Bambang
Damianus Gerens Ohoiwutun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here