St. Fransiskus Assisi dan Carlo Acutis untuk Ekonomi Persaudaraan Jadi Nama Penghargaan Internasional

478
Uskup Assisi-Umbra Nocera-Gualdo Tadino, Mgr. Domenico Sorrentino pada Kamis, 8/10, di Sanctuary of the Spoliation| Dok. Keuskupan Assisi
St. Fransiskus Assisi dan Carlo Acutis untuk Ekonomi Persaudaraan Jadi Nama Penghargaan Internasional
5 (100%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.COM— Laman resmi Keuskupan Assisi, www.diocesiassisi.it, menuliskan  berita bahwa sebuah penghargaan internasional akan disebut sebagai “Fransiskus Assisi dan Carlo Acutis untuk ekonomi persaudaraan.” Hal ini diumumkan oleh Uskup Assisi-Umbra Nocera-Gualdo Tadino, Mgr. Domenico Sorrentino pada Kamis, 8/10, di Sanctuary of the Spoliation. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan presentasi buku seorang jurnalis Mediaset, Safiria Leccese yang berjudul “The Wealth of Good”. Pemaparan itu dihadiri oleh beberapa pengusaha.

Statuta penghargaan tersebut akan ditandatangani oleh Mgr. Sorrentino pada hari beatifikasi Carlo Acutis di hari Sabtu, 10/10, pukul 16.30 waktu Roma di atas Basilika St. Fransiskus. [Misa ini dapat diikuti dari Channel Youtube HIDUPTV [klik link di sini] pukul 20.45 WIB.]

Tujuan pengahargaan ini untuk mempromosikan pembaruan ekonomi atas nama persaudaraan universal. Statuta ini menyoroti kondisi dan kepentingan umat manusia terutama mereka yang kurang beruntung dalam roda peputaran ekonomi. Lebih lanjut, penghargaan ini secara khusus ditunjukan untuk mendorong proses ekonomi dari bawah, di mana mereka dengan ekonomi paling terpuruk di pelosok dunia manapun, terutama wilayah termiskin, dapat bersatu menyampaikan gagasan dan akhirnya membentuk sebuah proyek valid untuk mendongkrak ekonomi masyarakat bawah. Semua karsa ini didasarkan pada modal (kapital) persaudaraan.

Dalam menggambarkan prakarsa tersebut, Mgr. Sorrentino menekankan bahwa statuta ini adalah amal generatif. “Penghargaan akan bersifat simbolis, mendidik dan juga akan memiliki beberapa momen ilmiah karena kami ingin merefleksikan apa yang terjadi di dunia, kami ingin memahami dinamisme, kami juga ingin pergi ke jalur yang membantu kami membuat dunia menjadi lebih indah di semua tingkatan,” ungkapnya.

Selama pertemuan itu, banyak kisah wirausaha yang baik diceritakan secara langsung. Kisah tentang pekerjaan- tentang orang yang mengira mereka dapat menghasilkan bisnis, perusahaan tidak menghasilkan keuntungan, tetapi membuat pekerjaan itu terwujud, menempatkan orang di pusat. Beberapa wirausahawan yang dinarasikan dalam teks ikut serta, khususnya Giorgio Campagnolo dari CMP Campagnolo Brothers, Niccolò Branca dari Fernet-Branca, Paola Guerrieri La Mediterranea Srl, Giuliano Maffei dari Stella Maris Foundation.

Dalam kesempatan itu, untuk pertama kalinya, ayah Carlo Acutis, Andrea Acutis, juga berbicara, menggarisbawahi pilihan koherensi yang dibuat oleh St. Fransiskus dengan melucuti segala kemewahan yang melekat padanya. Koherensi total ini jelas merupakan tindakan heroik, sekaligus merupakan tindakan yang menghasilkan kesederhanaan, keunikan, kekuatan yang kemudian diciptakan oleh Santo Fransiskus yang unik. “Carlo juga, jelas agak sulit membandingkan dirinya dengan St. Fransiskus, tapi ia  juga menunjukkan hidupnya tidak berpusat pada dirinya sendiri tetapi juga sesama,” tutur Andrea.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here