Di WAG Uskup Regio Sumatera, Uskup Anicetus Ungkap Makna Kematian

173
Misa Pemakaman jenazah Mgr. Anicetus Bongsu Sinaga, OFMCap di Katedral Sibolga, dipimpin Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap.
Di WAG Uskup Regio Sumatera, Uskup Anicetus Ungkap Makna Kematian
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.COM – USKUP Agung Medan, Mgr. Kornelius Siapayung, OFMCap menuturkan ulang  sebuah percakapan bulan Oktober lalu di WAG para uskup Regio Sumatera (Medan, Pelembang, Padang, Sibolga, Tannjungkarang, Pangkalpinang), saat khotbah Misa Pemakaman jenazah Administrator Apostolik Keuskupan Sibolga, Mgr. Anicetus Bongsu Sinaga OFMCap di Gereja St. Theresia Lieseux, Katedral, Sibolga, Selasa, 10/11/2020, pukul 14.00 WIB.  Uskup Anicetus meninggal dunia pada hari Sabtu, 7/11/2020 di Medan, Sumatera Utara.

Dalam penggalan percakapan itu, konon Uskup Anicetus mengungkapkan makna kematian. Dalam WAG itu, ujar Mgr. Kornelius, Uskup Anicetus mengatakan, bahwasanya kematian bagi orang beriman adalah pengharapan, awal dari kehidupan baru bersama Bapa di Surga. Kata-kata Uskup Anicetus tersebut, menurut Mgr. Kornelius, ditanggapi beberapa uskup lain. Salah satunya, Uskup Pangkalpinang, Mgr. Adrianus Sunarko OFM. Mgr. Adrianus memberi emoticon beberapa jempol.

“Rasul Matius dalam Sabda Bahagia memperkenalkan Yesus sebagai sosok yang berkualitas. Berkualitas dalam arti miskin di hadapan Allah, bermurah hati, menjadi pembawa damai bahkan Dia rela dianiaya bahkan disalibkan. Pengikut Kristus (orang Kristen) seyogianya memiliki kualitas iman seperti itu. Dalam hidupnya, Mgr. Anicetus sangat bermurah hati. Ia sangat mencintai Gereja bahkan terkesan kurang mencintai dirinya. Ia bersahabat dengan tidak pernah kenal asal usul. Ia adalah orang yang polos, terbuka, pendengar dan selalu gembira. Ia juga adalah sosok pendoa dan berpuasa. Ia juga menjalankan Sabda Bahagia dalam hidupnya. Kita yakin bahwa dia akan bahagia menghadap Tuhan dan akan bersama Tuhan. Sebab hidup orang beriman adalah hidup yang mempersiapkan diri ke hidup yang kekal,” kata Mgr. Kornelius dalam khotbahnya.

Umat menghadiri Misa Pemakaman di halaman Katedral Sibolga

Misa Pemakakan ini dihadiri oleh para imam dan biarawan-biarawati, umat dari Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Nias, dan yang datang dari sejumlah tempat di Keuskupan Sibolga dan Keuskupan Agung Medan. Misa tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti ditentukan oleh pemerintah.

Setelah Misa, jenazah akan dihantar ke pemakaman Keuskupan Sibolga di sekitar Kompleks Seminari Menengah St. Petrus, Aek Tolang Pandan, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Makam Uskup Anicetus berdekatan dengan makam Uskup Ludovikus Simanullang, OFMCap yang meninggal dunia dua tahun lalu.

FHS/Laporan Hadameon Tumanggor (Sibolga)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here