Paus Fransiskus Menerima Surat Kepercayaan Duta Besar RI yang Baru untuk Takhta Suci

138
Dubes RI untuk Takhta Suci yang baru, Laurentius Amrih Jinangkung, menyerahkan Surat Kepercayaan (credential letter) kepada Paus Fransiskus pada 7 Desember 2020| Dok.copyright L'Osservatore Romano Photographic Service (Biro Pers Vatikan)
Paus Fransiskus Menerima Surat Kepercayaan Duta Besar RI yang Baru untuk Takhta Suci
5 (100%) 4 votes

HIDUPKATOLIK.COM— Siaran Pers dengan No. 021/PEN/XII/2020 menyampaikan secara resmi bahwa Dubes RI untuk Takhta Suci yang baru, Laurentius Amrih Jinangkung, telah menyerahkan Surat Kepercayaan (credential letter) kepada Paus Fransiskus pada 7 Desember 2020. Ruang perpustakaan pribadi Paus Fransiskus menjadi saksi mata upacara penyerahan Surat Kepercayaan yang berlangsung khidmat itu. Dubes Amrih dan rombongan, yang terdiri dari keluarga dan seluruh staf diplomatik KBRI untuk Takhta Suci, diterima oleh Paus Fransiskus pukul 10:00 pagi waktu Roma.

Dubes RI untuk Takhta Suci yang baru, Laurentius Amrih Jinangkung berbincang dengan Paus Fransiskus| Dok.copyright L’Osservatore Romano Photographic Service (Biro Pers Vatikan)

Selanjutnya, dalam pertemuan secara khusus usai upacara resmi tersebut, Dubes Amrih berkesempatan untuk menyampaikan perkembangan umum Indonesia. Selain itu, ia juga menanyakan kemungkinan realisasi rencana kunjungan Paus ke Indonesia. Disebutkan, Paus Fransiskus menyatakan komitmennya untuk mengunjungi Indonesia apabila situasi memungkinkan dan pandemic Covid-19 telah berlalu.

Dubes RI untuk Takhta Suci yang baru, Laurentius Amrih Jinangkung bersama Sekretaris Negara Takhta Suci, Kardinal Pietro Parolin| Dok. copyright L’Osservatore Romano Photographic Service (Biro Pers Vatikan)

Setelah pertemuan dengan Paus Fransiskus, Dubes Amrih juga telah diterima oleh Sekretaris Negara Takhta Suci, Kardinal Pietro Parolin pukul 10:30 waktu Roma. Kardinal Parolin adalah orang kedua dalam hierarki pemerintahan Takhta Suci. Ia menyampaikan antara lain pengakuan atas pluralisme di Indonesia dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa.

Saat ketibaan dan kepulangan, Dubes Amrih dan rombongan didampingi oleh dua pejabat tinggi protokol Takhta Suci beserta pasukan Pontifical Swiss Guard yang khas di Istana Apostolik Vatikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here