63 Siswa Seminari St. Fransiskus Asisi Sinar Buana Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

281
Dokter Bonifasius didampingi Suster Erny SSpS sedang memeriksa salah seorang siswa Seminari St. Fransiskus Asisi Sinar Buana Keuskupan Weetebula| Dok. Romo Kamilus Pantus
63 Siswa Seminari St. Fransiskus Asisi Sinar Buana Ikuti Pemeriksaan Kesehatan
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.COMPeduli dengan kesehatan para seminaris, Seminari St. Fransiskus Asisi Sinar Buana Keuskupan Weetebula mengadakan pemeriksaan kesehatan. Sebanyak 63 siswa SMP dan SMA seminari mengikuti rangkaian pemeriksaan di aula seminari pada pagi ini, 14/1.

Pemeriksaan kesehatan bagi 63 siswa Seminari dilakukan di Aula Seminari Sinar Buana| Romo Kamilus Pantus

Bersama Dokter Bonifasius dari Rumah Sakit Karitas Weetebula, para seminaris dengan tertib menunggu giliran untuk diperiksa. Batuk, pilek, sesak nafas, tenggorokan gatal, dan sakit kepala adalah keluhan yang paling banyak disampaikan oleh para calon imam ini. Setelah pemeriksaan mereka mendapatkan obat sesuai dengan masalah kesehatan yang didapati.

Siswa Seminari menunggu kesempatan pemeriksaan kesehatan| Romo Kamilus Pantus

 

Rektor Seminari St. Fransiskus Asisi Sinar Buana Keuskupan Weetebula, Romo Kamilus Pantus menuturkan, “Pemeriksaan kesehatan seperti ini dilakukan secara rutin bagi siswa Seminari. Saat ini kami bekerja sama dengan beberapa dokter yang kami kenal. Ke depan kami akan kerja sama dengan PERDHAKI Keuskupan Weetebula dan PERDHAKI Nasional di Jakarta, Rumah sakit Karitas dan Rumah Sakit milik pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.” Kesehatan seminaris adalah prioritas utama.

Sebelumnya, seminari ini telah mengadakan swab antigen kepada 250 anggota komunitasnya pada tanggal 6 hingga 8 Januari 2021. Hasil pemeriksaan swab antigen menunjukkan ada lima siswa yg dinyatakan reaktif-positif. Saat ini, mereka sedang menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari.

Baca Juga:
Seminari Menengah St. Fransiskus Asisi Sinar Buana Keuskupan Weetebula Jalani Swab Antigen

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here