web page hit counter
27.3 C
Jakarta
Monday, May 10, 2021

Espetiga

HIDUPKATOLIK.com - Dari ketinggian Taman Doa aku memandangi Ambarawa-Salatiga yang dipisahkan oleh Rawa Pening. Dari kejauhan lampu berkelap-kelip menandai masih ada kehidupan di sana. Gunung Telomoyo mengintip dari kegelapan. Angin dingin bertiup kencang, aku...

Bulan Mei Ada Reformasi

HIDUPKATOLIK.com - HUJAN deras di penghujung Februari berwarsa 1998. Gang Pandega Marta, di Jalan Kaliurang Yogya yang biasanya ramai, tampak lengang. Jam menunjuk ke angka sepuluh malam. Dari kamar kos aku masih terbenam dengan buku-buku, mesin ketik dan secangkir kopi. Tulisan opini...

Perempuan dalam Lukisan

HIDUPKATOLIK.com - Kulihat jam di pergelangan tanganku. Sepuluh menit lagi kereta yang kutumpangi sampai di stasiun terakhir. Sepanjang usiaku, aku tak pernah melakukan perjalanan sendirian sejauh ini. Kedua eyangku tak pernah membiarkanku pergi sendirian....

Air Mata Kebebasan

HIDUPKATOLIK.com - Semburat merah di ufuk barat melukiskan panorama indah sang petualang yang tengah mencari kebenaran. Kebenaran bukan lagi perkara damainya embun pagi yang menyejukkan hati setiap penghuni kota duniawi. Apalah gunanya bertahan pada...

Ada Ayah di LA

HIDUPKATOLIK.com - Ibu selalu mengajak aku ke rumah Ndoro Eyang, jika Ndoro Eyang berulang tahun, setiap 30 Oktober. Menumpang bus dari Samas 26 kilometer dari Kota Yogya, kami akan menuju rumah Ndoro Eyang di...

All About Love

HIDUPKATOLIK.com - DI DESA tua dengan penduduk yang ramah, tampillah seorang kakek tua. Usianya diujung senja. Delapan dasawarsa sudah ia mengarungi bahtera kehidupan. Ia tinggal sendirian di sebuah gubuk tua. Keluarga dan sanak saudara, ia tak punya. Hanya seekor anjinglah yang setia menemani...

Terjadilah Sesuai dengan Kehendak-Mu

HIDUPKATOLIK.com - PAGI ini terasa melelahkan bagiku. Perjalanan panjang dari Batam menuju Siantar begitu melelahkan. Setibanya di komunitasku, ingin rasanya aku langsung membaringkan badanku. Namun barang-barangku belum kususun di lemari. Aku sungguh bahagia dapat melanjutkan panggilan suci ini meskipun aku tahu...

”Hawa”

HIDUPKATOLIK.com - Melakukan kesalahan adalah ketakutan terbesar dalam hidupku. Ketakutan ini bukan tanpa alasan. Setiap alasan selalu muncul dua langkah ke depan. Saat itulah aku belajar untuk memilih. Hal tersulit yang pernah kualami adalah...

Misa Jumat Pertama yang Terakhir

HIDUPKATOLIK.COM - SUDAH sepuluh menit berlalu namun Ario masih memilih-milih kemeja yang digantung dalam lemari. Biasanya memang aku yang menyiapkan kemeja untuknya saat berencana untuk bepergian. Sepertinya kini ia kebingungan saat harus memilih sendiri...

Dia Eyangku

HIDUPKATOLIK.com - NAMAKU Febriani Wulandari. Aku diberikan nama demikian sebab aku lahir pada bulan Februari, dan nama Wulan itu diambil karena ketika aku lahir, mukaku bulat seperti bulan. Sangat gembil pipiku ketika diriku masih bayi. Aku sering ditimang-timang dan digendong oleh seseorang yang...

Sang Musafir Cilik

HIDUPKATOLIK.com - Krismon nama bocah itu, sebab hari pertama ia melihat dunia tepat kala negeri ini dijajah oleh ketidakadilan, kemiskinan, dan kekacauan yang membabibuta. Perawakannya lugu, ceria, sopan, namun selalu tampil lusuh dan kumal....

Tiga Jam yang Menyiksa

HIDUPKATOLIK.com - “Frater, kamu harus rajin bekerja. Jangan hanya belajar ilmu yang tinggi saja tetapi belajarlah juga cara mencari uang. Apa artinya ilmu jika tak membuat orang makin kreatif untuk cari uang frater. Maka belajarlah...

KADRUN

HIDUPKATOLIK.COM - PANCINGANKU kena. Ibaratnya umpan yang kulempar dimakan dengan lahap, bahkan untuk rayahan. Meski mereka menelan sambil marah. Bagaimana tidak. Paroki, yang sering disebut sebagai pasamuan suci, kumpulan domba Allah, tempat berkumpulnya orang-orang...

Suster Lestari

HIDUPKATOLIK.com - Takdir, kadang menculik kesendirianku untuk bertandang di panti asuhan. Panti Asuhan ini dikelola oleh para suster pengikut Santo Fransiskus Asisi. Suster Lestari, adalah pimpinan panti asuhan ini. Iya, aku lebih sering memanggilnya,...

Ibu Maria

HIDUPKATOLIK.com - UDARA malam begitu dingin. Angin sepoi-sepoi berhembus memasuki lorong gereja. Seorang ibu sedang duduk di hadapan Patung Bunda Maria dengan tangan terbuka seolah-olah sedang menyambutnya. Maria, demikianlah namanya. Dialah koster gereja kami sejak dua puluh tahun terakhir. Usianya sudah memasuki lima puluhan. Namun...

RISING POST IN 3 DAYS

TERBARU