Kolaborasi Kasih Vinsensian

107
Program Aksi Kolaborasi Keluarga Vincentian dan Workshop Perubahan Sistemik di Pacet, Mojokerto, Indonesia, 11-15 September 2018. [[email protected]]
Kolaborasi Kasih Vinsensian
5 (100%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com MENYADARI kelemahan kita yang cepat puas dengan perubahan-perubahan temporer dalam pelayanan kepada orang miskin, Keluarga Vinsensian Asia Tenggara menyelenggarakan Vincentian Family Collaborative Action Program (VFCAP) dan Systemic Change Workshop di Rumah Retret Bintang Kejora, Pacet-Mojokerto, Jawa Timur, Selasa-Sabtu, 11-15/9.

Kegiatan ini dihadiri peserta dari tujuh negara: Filipina, Singapura, Thailand, Myanmar, Taiwan, Vietnam, dan Indonesia. Mereka berasal dari beragam latar belakang, komunitas dan keluarga Vinsensian baik imam, suster, bruder, dan awam yang bernaung di bawah keluarga Vinsensian.

Dalam kegiatan ini, James Claffey mendeskripsikan Systemic Change sebagai perubahan yang menyentuh struktur, dimulai dari perubahan pola pikir, saling berkaitan antar kebutuhan hidup, integral, dan berkesinambungan.

Pernyataan ini dikuatkan dengan kisah kolaborasi pelayanan kolaborasi keluarga Vinsensian dalam menangani korban Badai Iligan di Filipina yang diceritakan oleh Sr. Ma Teresa. Sedangkan Sekretaris Jenderal Kongregasi Misi, Pastor Giuseppe Turati CM, yang datang dari Roma, menekankan pentingnya membangun jaringan kolaborasi yang menjadi karakter khas Vinsensian yang mengedepankan koordinasi.

Ia mengatakan, koordinasi internasional ini penting dan relevan sebagai suatu Vinsensian. Ia menunjukkan bagaimana setiap orang kudus Vinsensian memberi teladan akan hal itu. Sebut saja Frédéric Ozanam, pendiri Serikat Sosial Vinsensius (SSV), yang mengubah wajah awam Gereja Perancis pada zamannya lewat kolaborasi pelayanan kaum miskin.

Hadir juga dalam acara ini Provinsial CM Filipina Pastor Gregorius L BañagaJr CM, Koordinator Keluarga Vinsensian Internasional dari Philadelphia, Amerika Serikat Pastor Joseph V. Agostino CM, dan Anggota Vincentian di PBB Sr Teresa Kotturan SCN.

Selama acara ini para peserta saling berbagai pengalaman soal kehadiran mereka dalam melayani dan membantu orang-orang miskin.

 

dr. Juanli, RFP (Mojokerto)
HIDUP NO.39 2018, 30 September 2018

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here