web page hit counter

St. Lauence Bai Xiaoman (1821 – 1856) : Darah Martir Pedesaan

HIDUPKATOLIK.COM - Ia berani mengritik pemerintah yang menghabisi nyawa para pelayan pastoral. Ia adalah martir untuk umat di pedesaan. Hidupnya tak menentu. Di Desa Shucheng,...

Beata Katarina Jarrige (1754-1836) : Keberanian Malaikat Bawah Tanah

HIDUPKATOLIK.com - Revolusi Prancis membuat Gereja kehilangan peran. Katarina Jarrige tampil memperkenalkan Gereja dengan revolusi bawah tanah. Kota Mauriac nyaris lumpuh dilumat Revolusi Prancis (1789-1799)....

Beato Valeriu Traian Frențiu (1875-1952) : Bertahan di Bawah Cengkeraman Komunis

HIDUPKATOLIK.com - Gereja Katolik Yunani-Rumania tetap bertahan di zaman Komunis karena peran Uskup Valeriu Traian Frențiu sebagai penahbis para imam menjadi uskup rahasia. Di Rumania,...

Beato Stefan Wyszyński (1901-1981) : Sang Kardinal Menolak Takluk

HIDUPKATOLIK.com - Dalam hal doktrin, ia seorang konservatif. Baginya, Tuhan nomor satu dan Polandia, nomor dua. Paus Fransiskus melalui Prefek Kongregasi Penggelaran Kudus, Kardinal Angelo...

St Achilles Kiwanuka (†1886) : Darah Martir Sang Juru Tulis

HIDUPKATOLIK.com - Awalnya ia mengandalkan ajimat warisan keluarga. Setelah mengenal Kristus, ia menjadi katekis dan mempertobatkan teman-temannya di istana. Dalam lawatannya ke Uganda November 2015,...

Beata Villana De Botti (1332 – 1360) : Teologi Tubuh Anak yang Hilang

HIDUPKATOLIK.com - Gaya hidup glamor, sensualitas, dan eksotisme tubuh menjadi pegangan hidupnya. Tuhan menegurnya secara keras, ia pun sadar, bahwa tubuh adalah penyingkapan misteri...

St Zhang Huai Lu (1843-1900) : Kisah Cinta Awam Selibat

HIDUPKATOLIK.com - Menjadi Kristen berawal dari perasaan cinta kepada pribadi misionaris yang kebapaan, dan tulus melayani. Ia tidak saja menjadi Kristen, tetapi memberikan darahnya...

St Dulce Lopes Pontes (1914 – 1992) : Malaikat Bahia, Bunda Kaum Papa

HIDUPKATOLIK.com - Ia pernah dinominasikan sebagai penerima Nobel Perdamaian 1988. Kala wafat, orang-orang menjulukinya “Malaikat dari Bahia”. Jalan kudusnya bertitian pelayanan bagi yang miskin. Maria...

Beata Benedetta Bianchi Porro (1936 – 1964) : Saat Polio Menjadi Jalan Kekudusan

HIDUPKATOLIK.com - Digerogoti polio tak membuatnya menyerah. Ia berjuang untuk meraih cita-citanya menjadi dokter. Meski mimpi itu tak terwujud, ia tetap percaya dan terus...

Beata Hosanna Andreasi TOSD (1449-1505) : Jalan Salib Kekasih Tuhan

HIDUPKATOLIK.com - “Jika Tuhan mengizinkan dirimu menderita, ikutlah bersama-Nya. Dengan begitu, kita mengenal kekasih yang sebenarnya,” kata-kata Beata Hosanna Andreasi. Seorang wanita mengenakan mahkota duri...

St Giuseppina Vannini (1859-1911) : Putri Camillian Pelayan Kaum Sakit

HIDUPKATOLIK.com - Di usia tujuh tahun, ia yatim piatu. Panggilan suci menuntunnya mendirikan Kongregasi Putri-Putri St Camillus, yang kini melayani di 20 negara. Banyak...

Beato Fulton John Sheen (1895-1979) : Sang Bintang Televisi dan Radio

HIDUPKATOLIK.com - Kehadirannya di layar kaca selalu dinanti. Khotbahnya yang menggebu pun ditunggu. Ia mendulang banyak pemirsa dan diminati ribuan pendengar. Ia menjadi tokoh...

St Marina dari Omura († 1634) : Aib, Selir, dan Pelayanan

HIDUPKATOLIK.com - Ia dinggap menjadi aib bagi Jepang karena menjadi “selir” para misionaris. Kendati begitu, iman membawanya pada kekudusan sejati. Di Gereja Katolik Kakomachi, Omura,...

St Marguerite Bays (1815-1879) : Kesalehan Gadis La Pierraz

HIDUPKATOLIK.com - Sejak remaja, ia terpanggil menyusuri jalan-Nya. Ia mendapat anugerah stigmata dan aneka karunia rohani lainnya. Jalan kekudusannya penuh derita dalam sukacita. Tetiba, Marguerite...

Beato Iuliu Hossu (1885-1970) : Dari Pustakawan Menjadi Kardinal

HIDUPKATOLIK.com - Ia menjadi kardinal karena perjuangannya mempertahankan Gereja Rumania dalam persatuan dengan Gereja Katolik Roma. Paus Yohanes Paulus II menangis kala berkhotbah di Katedral...