web page hit counter

St. Corona Bukan Pelindung Pandemi ?

DI masa pandemic virus korona (Covid-19), nama St Corona menjadi popular. Banyak orang menganggap,St.Corona sebagai pelindung pandemi. Umat Katolik di banyak negara pun kemudian...

Beata Maria Candida OCD ( 1884-1949) : Karmelit Ratu Ekaristi

HIDUPKATOLIK.com - Panggilan menjadi biarawati sempat ditentang keluarga besarnya. Kendati begitu, kecintaan kepada Kristus dalam Sakramen Ekaristi, membuatnya menjadi pribadi yang  saleh. Selama 30 tahun,...

Beata Marianna Biernacki (1888-1943) : Teladan Hidup bagi Para Mertua

HIDUPKATOLIK.com - Ia tahu bahwa menantunya seorang yang memiliki banyak kekurangan. Tetapi, ia tetap menerimanya. Dengan jiwa yang besar, ia mengubah menantunya menjadi ibu...

Beata Benigna Cardoso da Silva (1928-1941) : Remaja Oiti, Martir Kemurnian

HIDUPKATOLIK.com - Usianya masih teramat muda, 13 tahun. Meskipun masih belia, ia menjadi teladan rohani bagi para remaja. Ia rela mengorbankan nyawanya demi kemurnian...

Beata Katarina Lucia de Mattei Broccadelli (1487-1547) : Karunia Kekudusan Perawan Desa

HIDUPKATOLIK.com - Kemiskinan tak menyurutkan semangatnya. Ia percaya bahwa jika dekat dengan Tuhan, segala sesuatu bisa terjadi. Masa kecil Katarina Lucia de Mattei Broccadelli (Lucia...

Santa Corona (†160): Orang Kudus Pelindung Pademik

HIDUPKATOLIK.COM-Hingga saat ini ada Santa Corona dalam Gereja Katolik. Ia berani mempertahankan imannya dalam situasi sulit. Beberapa sumber menyebutkan ia sebagai pelindung pandemik. RASANYA sakit....

Wafat Tersalib di Wuhan, St. Yohanes Gabriel Pernah Singgah di Indonesia

YOHANES Gabriel Perboyre adalah santo martir pertama dari Tiongkok. Imam Kongregasi Misi (CM) ini wafat disalibkan di Wuhan, Hubei, kota di mana virus corona...

Doa St. Yohanes Gabriel yang Wafat Tersalib di Wuhan

Yohanes Gabriel Perboyre adalah santo martir pertama dari Tiongkok. Dia wafat di salib di Wuhan, Provinsi Hubei. Yohanes Gabriel adalah misionaris yang rendah hati. Dia...

Dikhianati, Dianiaya, Disalib di Wuhan, Yohanes Gabriel Jadi Santo Martir Pertama dari Tiongkok

KOTA Wuhan beberapa waktu belakangan mendapat sorotan dari seluruh penjuru dunia. Virus corona atau COVID-19 pertama kali merebak di Ibu Kota Provinsi Hubei, Tiongkok...

Beata Benvenuta Bojani TOSD (1254 – 1293) : Mati Raga yang Tersembunyi

HIDUPKATOLIK.com - Ia tak dapat melepaskan ikat pinggang yang melingkar di tubuhnya. Hanya Tuhan saja yang sanggup melepaskan ikat pinggang lambang mati raga dan...

Beata Alessandra Sabattini (1961-1984) : Inspirasi Kaum Milenial

HIDUPKATOLIK.com - Meski hidupnya singkat, 23 tahun, namun penuh hikmat. Sejak remaja, ia meniti jalan suci. Ia bertekun dalam doa dan amal. Braakk! Sebuah mobil...

St. Lauence Bai Xiaoman (1821 – 1856) : Darah Martir Pedesaan

HIDUPKATOLIK.COM - Ia berani mengritik pemerintah yang menghabisi nyawa para pelayan pastoral. Ia adalah martir untuk umat di pedesaan. Hidupnya tak menentu. Di Desa Shucheng,...

Beata Katarina Jarrige (1754-1836) : Keberanian Malaikat Bawah Tanah

HIDUPKATOLIK.com - Revolusi Prancis membuat Gereja kehilangan peran. Katarina Jarrige tampil memperkenalkan Gereja dengan revolusi bawah tanah. Kota Mauriac nyaris lumpuh dilumat Revolusi Prancis (1789-1799)....

Santo Gonzaga Gonza (†1885) : Pelindung Para Wisatawan

HIDUPKATOLIK.com - Gonzaga Gonza adalah pejuang sejati yang tak pernah menolak imannya meski nyawa taruhannya. Ia menjadi pelindung para wisatawan. Gereja Uganda bisa berkembang pesat...

St. Protasius Chong Kuk-bo (1799 – 1839) : Kemartiran Sang Penjaga Gereja

HIDUPKATOLIK.com - Ia setia menjadi penjaga di sebuah rumah yang menjadi persinggahan umat Katolik. Berkat kesetiaan ini, ia pun harus menyerahkan nyawanya. “Harta terbesar tidak...