web page hit counter
27.3 C
Jakarta
Sunday, June 26, 2022

St. Domenico Savio (1842-1857) : Lebih Baik Mati daripada Berbuat Dosa

HIDUPKATOLIK.COM - Umurnya sangat singkat, 15 tahun tetapi sepanjang hidupnya dia tak pernah melalaikan Ekaristi.Menjadi orang kudus adalah cita-citanya hingga tutup usia.  DI zamannya,Komuni pertama diterimakan kepada anak usia 12 tahun.Tapi tidak bagi Domenico Savio. Ia...

Santo Rupertus: Pembuat Garam yang Menjadikan Salzburg Menjadi Kota Terkenal

HIDUPKATOLIK.COM - Santo Rupertus atau Rupert atau Robert, sangatlah dikenal di Jerman terutama wilayah Bavaria dan di Austria terutama di Kota Salzburg. Ia hidup pada akhir abad ke-7. Menurut cerita yang beredar di Bavaria, Rupert...

YERUSALEM DAN SANTO SIRILIUS

HIDUPKATOLIK.COM - Setiap kali mendengar kata Yerusalem, batinku seakan bergelegak. Sudah sejak muda dulu, ada keinginan berziarah ke kota tua ini, namun belum kesampaian. Biaya tur ke tanah suci yang tak terjangkau, itulah kendalaku. Pernah...

St. Manuel González y García (1877-1940) : “Tabernakel Berjalan” dari Sevilla

HIDUPKATOLIK.COM - Hatinya tercabik-cabik kala memandang Hosti Kudus yang berjamur. Ia pun mendirikan sebuah tarekat untuk menghormati Sakramen Mahakudus.  SARA Ruiz Ortega terbaring lemah di tempat tidur. Dokter memvonis, usia Sara tinggal tiga bulan. Tuberculosis (TBC) kian merongrong...

Beato Odoardo Focherini (1907-1944) : Jurnalis, Pahlawan Orang Yahudi 

HIDUPKATOLIK.COM - Ia wafat dalam usia muda karena kekejaman Nazi. Namanya semerbak karena perannya menyelamatkan lebih dari 100 orang Yahudi. Setelah lulus sekolah dasar, Odoardo Focherini melanjutkan studi di sekolah teknik. Dalam masa pendidikan itu,...

St. José Gabriel del Rosario Brochero, TOSD (1840-1914) : Sahabat Kaum Lepra

HIDUPKATOLIK.COM - Pelayanannya menghangatkan jiwa-jiwa yang rindu pada keselamatan. Totalitasnya membuat ia dijuluki penyembuh kaum pinggiran (El cura gaucho). SEBUAH daerah pegunungan dan perbukitan yang sangat luas. Belum ada listrik. Tak ada jalan penghubung antardesa dan...

St. Filippo Smaldone (1848-1923) : Rasul bagi Orang Bisu Tuli

HIDUPKATOLIK.COM - Tujuan hidupnya hanya satu: menjadi “mulut” dan “telinga” bagi orang bisu tuli.  KACAU balau, itulah potret kondisi Italia tatkala Filippo Smaldone menghabiskan masa kecilnya. Ia lahir di Napoli, Italia, pada 27 Juli 1848....

Beato Alojzy Liguda, SVD (1898-1942): Misionaris di Kamp Dachau

HIDUPKATOLIK.COM - “Kamp Dachau dapat saja merampas hak asasi saya, tetapi kehormatan saya sebagai anak Allah tidak dapat diambil oleh siapapun,” ujarnya BeatoAlojzy Liguda, SVDsuatu ketika. Rumahnya memang tidak jauh dari paroki sekaligus rumah misi milik...

Beato Vincet Eugéne Bossilkov CP (1900-1952) : Darah Martir Uskup Nikopoli

HIDUPKATOLIK.COM - “Penguasa bangsa-bangsa lalim boleh membunuh nyawa kita, tetapi mereka tidak akan dapat membunuh iman kita,” ujar Mgr Vincet Eugéne Bossilkov CP suatu hari TAHUN 1947, Vincent Eugéne Bossilkov ditahbiskan sebagai Uskup Nikopoli, Bulgaria. Ia...

St. Marie Ellen MacKillop (1842-1909): Biarawati Pertama dari Benua Australia

HIDUPKATOLIK.COM - Ia menjadi biarawati pertama dari Benua Australia. Kehadirannya tak lepas dari kecintaannya kepada anak-anak miskin dan terlantar.  DALAM usia 14 tahun, Alexander MacKillop, seorang remaja Scotlandia memutuskan masuk seminari di Roma. Selama menjalani...

St. Cosmas Takeya Sozaburō OFM (†1597) : Jalan Salib si “Batu Karang”

HIDUPKATOLIK.COM - Ia kerap dianggap sebagai Petrus dalam Kitab Suci yang mengkhinati Yesus. Tetapi lewat tetesan darahnya, Gereja Jepang kini bertumbuh subur. SYAIR lagu Te Deum Laudamus (Engkaulah Allah yang Kami Puji) mengiringi langkah para martir...

Beato Bartolomé Blanco Márquez (1914 –1936) : Surat Terakhir Martir Ekaristi

HIDUPKATOLIK.COM - SIAPAPUN yang mati untuk Kristus harus menghadap ke depan, berdiri tegak, dan membuka mata memandang peluru surgawi, ujar Bartolomé Blanco Márquez sebelum ditembak. UNTUK Maruja...Ingatanku akan cintamu akan lenyap dalam makam gelap. Selamat hatiku...

Beata Maria Bartolomea Bagnesi (1514-1577): Mukjizat Doa Biarawati Lumpuh

HIDUPKATOLIK.COM - Cinta Tuhan mengalahkan mata pedang. Cinta Tuhan meruntuhkan tembok kebencian. Cinta Tuhan menyatukan yang berbeda. Pesan Maria Bartolomea Bagnesi untuk keluarga Kristen. Sebuah cerita mengejutkan datang dari Maria Bartolomea Bagnesi. Suatu ketika seorang pemuda dari...

Santo Ghébrē Michael CM (1791 – 1855) : Si Buta, Pencari Kebenaran Sejati

HIDUPKATOLIK.COM - BAGI Ghébrē Michael, CM hidup sempurnah adalah sama seperti Bapamu di Surga adalah murah hati. PEMIMPIN Gereja Orthodoks Ethiopia ingin membunuhnya. Mereka menolak kebenaran teologis yang sedang teliti Ghébrē Michael. Abuna (sebutan bagi pemimpin...

St. Ponsiano Ngondwe (†1886) : Cerita Si Paruh Elang  

HIDUPKATOLIK.COM - TUJUAN hidupnya adalah membuat orang lain selamat lewat cerita-cerita rakyat. Hingga akhirnya, ia terpanggil menceritakan kisah hidup Yesus. Pada homili peringatan Hari Komunikasi Sedunia tahun 2020 lalu, Paus Fransiskus menyebut nama St. Ponsiano Ngondwe....

RISING POST IN 3 DAYS

TERBARU