HIDUPKATOLIK.COM – PASTOR Pembimbing Kuria Perawan yang Murah Hati, Pastor Eduardus Pausta, OSC mengajak para Legioner yang berada di empat (4) paroki — Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda – Tangerang, St. Gregorius Agung Kutabumi, St. Agustinus Perum dan St. Odilia –Citra Raya– untuk selalu giat merawat bumi, sesama dan merawat iman agar menjadi laskar Kristus yang berani dalam kondisi apapun.
‘’Sesuai dengan Arah Dasar KAJ tentang “Pertobatan Ekologi” saya mengajak Legioner di Kuria ini untuk selalu merawat bumi, sesam juga merawat iman agar bumi tetap lestari. Saya yakin selain bumi ada tenaga-tenaga khusus yang merawat orang sakit di rumah sakit atau di tempat lain termasuk ODGJ,’’ demikian Pastor Eduardus Pausta, OSC dalam kegiatan Misa Acies , Sabtu (7/3/2026).

Ekaristi Kudus dipimpin Pembimbing Rohani, Pastor Kornelis Bala Koten, SSCC didampingi Pastor Eduardus Pausta, OSC (Pastor Rekan Santo Agustinus Perum), Pastor Felix Supranto, SSCC (Kepala Paroki Odilia) diikuti sekitar 250-an orang yang berada di empat paroki tersebut.
Acies adalah agenda tahunan di mana Legio Maria mengucapkan janji kesetiaan mengikuti teladan Bunda Maria, melalui janji-janji di depan panji Legio Maria.
Yuliana Herlina, Ketua Panitia Acies 2026 menyebutkan kesetiaan Bunda Maria Bunda hanya berdoa bersama Bunda Maria tapi juga mengikuti teladan sebagai Bunda yang setia mengikuti PuteraNya dalam diam.
Pastor Kornelis B. Koten dalam khotbahnya mengatakan sebagai Legio Maria selalu membawa senjata rohani, Rosario untuk berdoa. Di saat belahan duani yang lain mengangkat senjata untuk melawan musuh namun bagi legioner perlu membentengi dirinya dengan selalu berdoa Rosario.
Dalam bagian lain isi kotbah Pastor Kornelis meminta Legioner untuk terus mendoakan negara yang sedang konflik antara AS, Israel melawan Iran yang menimbulkan korban jiwa dan harta benda. “Jika mereka di sana menggunakan kekuatan senjata yang canggih kita memiliki kekuatan untuk berdoa Rosario demi perdamaian dunia secara umum,’’ katanya.
Gita Mollina, Ketua PDKK Odilia ketika diminta tanggapannya soal Acies mengatakan yang menarik dari serangkaian Acies adalah Legio Maria Junior yang adalah anak SD – SMP yang ikut dalam Acies. Ini menandakan iman anak-anak terus dipupuk untuk terus mengembangkan imannya, dengan cara ikut melayani di gereja atau paroki.
Sisi lain yang terlihat dalam Acies, ketika mengucapkan janji Legio Maria di depan panji seluruh peserta menggunakan pakaian khas daerah masing-masing. Seperti diamati pakaian khas, Jawa, Batak, Flores dan Sunda dan daerah – daerah lainnya.
Konradus R. Mangu (Tangerang)








