HIDUPKATOLIK.COM – Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Katolik Bimbingan Masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogakarta (DIY) mengadakan pertemuan rutin dua bulanan di Wilayah DIY, Kamis, 26/3/2026.
Pertemuan mengambil tema “Ekoteologi dan Kelompok Rentan.” Sebagai Penyuluh Agama, ekoteologi menjadi mandat sebagaimana disampaikan Paus Fransiskus dalam Ensiklik “Laudato Si.”
Dokumen ini berfokus pada seruan global untuk merawat bumi sebagai “rumah kita bersama”. Banyak masalah lingkungan seperti sampah, kekeringan, kekurangan air bersih, banjir, tanah lonsor, energi.

Masalah yang disebutkan itu berakibat langsung kepada kelompok rentan atau komunitas pertama yang terkena dampak adalah kelompok rentan. Kelompok rentan dalam bahasa Gereja Kuskupan Agung Semarang (KAS) yaitu kaum Kecil, Lemah, Miskin, Tersingkir dan Difbael (KLMTD).
Demikian disampaikan Kristoforus Sinselius (Pembimas Katolik) dalam sambutannya di hadapan para penyuluh.
Ketua Pokjaluh Katolik DIY FM Padhari Djati Martiwi, dalam sambutanya menyampaikan, pentingnya menjalin relasi kemitraan untuk semua aspek pelayanan para penyuluh.
Sesuai ajakan Gereja KAS “Berjalan bersama” dengan semua yg berkehendak baik demi kualitas/mutu pelayanan dan turut ambil bagian menjadikan Gereja yg bahagia, inspiratif dan menyejahterakan khususnya bagi kelompok rentan (KLMTD).
Dalam rangka “berjalan bersama” (Sinodal) Yakkum: YAKKUM = Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum diundang untuk mempresentasikan program Yakkum.
Kehadiran Yakkum diharapkan menjadi semakin terbukanya jejaring dan kemitraan para penyuluh secara berkesinambungan yg berfokus pada pelayanan kesehatan mental masyarakat, pendidikan dan kemanusiaan untuk semua dengan prioritas pada Kaum KLMTD

Ada pun kegiatan konkret dalam acara ini adalah penanaman pohon di samping Gereja Mater Dei, pembagian bibit buah ke komunitas petani St. Yusup (salah satu kelompok dampingan penyuluh Katolik Kab Bantul) dan sosialisasi kelompok rentan yang dibawakan dari Pusat Rehabilitasi Yakkum Yogyakarta.
Total peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan dimaksud ada 29 orang, terdiri dari 21 penyuluh Katolik DIY, 3 orang dari Pembimas Katolik dan 5 orang dari Pusat Rehabilitasi Yakkum Yogyakarta.
Edelbertus Jara (Yogyakarta)








