HIDUPKATOLIK.COM – Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung, memimpin Perayaan Ekaristi Kaul Kekal Suster Sera Patmawati Sembiring, SFMA dari Kongregasi Suster-suster Fransiskan Misionaris dari Assisi (SFMA) di Gereja Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B Medan(15/8)
Didampingi Pastor Paroki Simalingkar B Shan Efran Sinaga Pastor Sautma Pastor Paroki St. Petrus dan Paulus Kabanjahe Toho Maruba Manullang dan puluhan imam lainnya. Serta hadir pula keluarga, biarawan-biarawati, serta umat.
Perayaan ini adalah momen sakral saat para suster berjanji seumur hidup untuk hidup dalam kemiskinan, ketaatan, dan kemurnian. Perayaan Ekaristi suci ini diliputi rasa syukur yang mendalam atas panggilan hidup membiara sesuai semangat tarekat. Suster berjanji mengikuti jejak Yesus Kristus selamanya mengikuti teladan Santo Fransiskus Assisi dengan semboyan Deus Meus Et Omnia (Tuhanku dan Segalanya).
Setia Pada Panggilan
Uskup dalam khotbahnya menyampaikan setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh kebelakang tidak layak untuk kerajaan Allah. Sabda ini dapat menjadi bingkai untuk memahami makna perayaan kaul kekal hari ini.
“Berkaul kekal berarti meletakkan tangan pada bajak dan tidak melepaskannya, artinya setia pada panggilan, membiarkan hati dibebaskan oleh kemiskinan, membiarkan hati dimurnikan dan terus mengolah terus mengolah tanah kehidupan agar kerajaan Allah bertumbuh. Tetapi, tangan tetap kuat memegang bajak apabila mata terus tertuju pada Kristus,” ucap Mgr. Kornelius.
Meletakkan tangan pada bajak, lanjut Uskup, berarti mengambil keputusan. Menurut Uskup, orang yang mulai membajak tidak lagi berdiri di pinggir ladang sambil terus mempertimbangkan apakah ia mulai bekerja atau tidak. Meletakkan tangan pada bajak berarti mulai mengarahkan bajak dan berjalan. Demikian juga dalam hidup bakti, ada saatnya seseorang mendengar panggilan, membedakan panggilan itu dan harus mengambil keputusan serta keputusan itu diteguhkan untuk selamanya.
Menurut Uskup, kaul kekal adalah saat mengambil keputusan bulat dan teguh untuk berpegang pada jalan Tuhan melalui hidup religius sebagai seorang suster. Ini bukan berarti suster sudah mengetahui seluruh perjalanan yang ada di depan. Kaul kekal berarti suster mengetahui siapa yang sedang diikuti. Karena itu kaul kekal bukan pernyataan, aku tahu apa yang terjadi tetapi pengetahuan iman.
“Hendaknya suster mengatakan kepada dunia bahwa ada seorang yang begitu berharga sehinga pantas menerima seluruh hidup manusia, Dia adalah Kristus. Maka, bawalah selalu tiga gambaran ini. Tapak tangan pada bajak, tanah yang harus diolah dan mata tertuju pada Kristus dan ingatlah bahwa suster telah dipilih dalam Kristus dan diarahkan kembali pandangan kepadanya,” tandas Uskup.
Setelah itu engikraran kaul kekal Suster Sera Patmawati Sembiring, SFMA diterima oleh Provinsial SFMA, Sr. Genoveffa Ryu, SFMA didampingi Pimpinan Delegasi Indonesia, Sr. Cristina Hur, SFMA dan Sr. Maria Tarigan, SFMA.
Selalu Menjadi MeRahmat bagi Gereja
Sr. Sera Patmawati Sembiring, SFMA mengatakan sungguh menyadari bahwa panggilan sebagai biarawati adalah sebuah pilihan. Banyak hal yang telah dilalui dalam perjalanan panggilan ini dan tidak semua terasa mudah, namun dapat bertahan hingga saat ini semua berkat dan rahmat Tuhan serta dukungan dari para suster, konggregasi, orang tua dan keluarga.
“Semoga Tuhan membalas semua kebaikan kita dan terima kasih atas kehadiran semuanya. Mohon doa dari kita semua untuk saya semakin menghidupi janji kaul kekal ini, sehingga dapat menjadi seorang suster SFMA,” ujar suster yang berasal dari Paroki Santo Petrus dan Paulus Kabanjahe ini .
Provinsial SFMA, Sr. Genoveffa Ryu, SFMA dalam sambutannya berpesan kepada Sr. Sera, “Semoga hidupmu dipenuhi dengan ingatan akan kasih Allah, bersyukur dan persembahan pujian dan kemuliaan kepada-Nya setiap hari dan setiap saat agar suster tidak lupa bahwa kita adalah wangi-wangian bagi Kristus dan selalu berjalan bersamamu, teguhkanlah hatimu dan jadilah saksi Kristus yang berani.”
Minister Provinsial OFM Conventual Propinsi Indonesia, Pastor Maximilianus Kalef Sembiring OFMConv dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Suster Sera yang telah berkaul kekal dan menjadi anggota definitif dari persaudaraan Suster SFMA ini. “Semoga bahagia, semangat selalu menjadi saksi Kristus. Pasti ada kesulitan dan tantangan, tapi dalam namaNya kita akan bersemangat,” tuturnya.
Laporan Parulian Tinambunan (Medan)




