INGIN BERLANGGANAN? Silahkan klik di sini: majalahhidup.com
HIDUPKATOLIK .COM – Yang terbaru dari Majalah HIDUP Edisi No. 25, Minggu, 21 Juni 2026
SAJIAN UTAMA: KOMISI Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran Perantau (KKP-PMP) KWI menggelar pertemuan nasional di Jakarta selama empat hari. Pleno pertemuan ini melihat bahwa kerusakan lingkungan tidak lagi dapat dipahami hanya sebagai persoalan alam. Krisis ekologis telah berkembang menjadi krisis sosial, ekonomi, bahkan kemanusiaan. Apa yang perlu dilakukan ke depan di masing-masing wilayah keuskupan agar krisis ini tak berkelanjutan?
SANTO-SANTA: Pedro Asua Mendia memilik menjadi arsitek jiwa dan setia kepada Kristus yang membawanya hingga ke ujung senjata.
EKSPONEN: Di tangan Makarius Djatmiko, irama panting dan warna musik Banjar menjelma menjadi doa yang menghidupkan liturgi Gereja.
KONSULTASI IMAN: Mengapa orang berdoa di Tembok Ratapan? Bahkan pada tahun 2000 Paus Yohanes Paulus II mengunjungi dan berdoa di sana. Pastor T. Krispurwana Cahyadi, SJ mengupasnya secara lengkap.
RENUNGAN MINGGU: Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius T.M.You mengajak kita untuk tak pernah tak takut menghadapi pelbagai persoalan dan kehidupan. Tetap setia pada kebenaran, pesannya
RENUNGAN HARIAN: Di saat terhimpit, orang beriman tidak mudah menyerah. Iman merupakan dasar keselamatan kita.
JENDELA: Tahukan anda bahwa di Paroki Bidaracina, Jakarta Timur, ada Rumah Doa? Ada yang istimewa di Ruma Doa ini.
EKSPONEN: Di tangan Makarius Djatmiko, irama panting dan warna musik Banjar menjelma menjadi doa yang menghdupkan liturgi Gereja.
KABAR JAKARTA: Tiga paroki di Keuskupan Agung Jakarta mengadakan kemping panggilan. Inilah cara seru orang muda mendalami penggilan hidup.
KOLOM: Profesor Anita Lie dari Unika Widya Mandala Surabaya menyingkap makna terdalam Ensiklik Magnifica Humanitas.
Telp : (021) 5491537, 5308471;
Telp./WhatsApp : 0813 8700 6963
ATAU PESAN LANGSUNG KE LINK SHOPEE: http://shopee.co.id/hidup_shop
HIDUP No. 25, Minggu, 21 Juni 2026





