HIDUPKATOLIK.COM – FLORES, NTT. Suara gemuruh tanah longsor dan deru reruntuhan bangunan akibat gempa tektonik berkekuatan 7,7 SR yang mengguncang daratan Flores mungkin telah berlalu. Namun bagi ribuan warga yang kini bertahan di tenda-tenda darurat yang minim fasilitas, perjuangan hidup yang sebenarnya baru saja dimulai. Di tengah pekatnya debu reruntuhan dan terputusnya akses ke pelosok, sebuah aksi kemanusiaan sedang berpacu dengan waktu.
Menembus Isolasi: Dari Medan Terjal Hingga Debu Pekat
Memasuki satu pekan pasca-bencana, pendistribusian logistik di daratan Flores menghadapi benteng pertahanan alam yang tak mudah ditaklukkan. Jalanan utama di wilayah pelosok retak dan terputus, diapit tebing terjal yang sewaktu-waktu menjatuhkan bebatuan besar akibat tanah longsor.
Namun, kondisi medan yang ekstrem tak menghentikan langkah tim JPIC OFM Indonesia (Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Fransiskan). Menggunakan kendaraan operasional yang sarat muatan sembako dan perlengkapan darurat, para saudara Fransiskan bahu-membahu menembus jalur-jalur berbahaya demi mencapai titik-titik yang terisolasi.

“Jalanan sangat buruk, terjal, dan batu-batu besar berserakan akibat longsor. Namun yang lebih mengkhawatirkan hari ini adalah krisis kesehatan di pengungsian. Debu reruntuhan di sekitar sangat pekat. Anak-anak hingga lansia mulai terserang sesak napas, batuk, flu, dan demam tinggi,” ungkap salah satu tim relawan di lapangan saat menyisir wilayah terdampak.
Kronologi Aksi Tanggap Darurat: Menyisir dari Paroki ke Kampung Pelosok
Gerak cepat JPIC OFM Indonesia diawali dengan langkah antisipatif sejak siaga bencana pada Sabtu (15/8). Begitu gempa besar menghantam Flores pada 15–16 Agustus, jaringan komunikasi antar-paroki langsung diaktifkan untuk membentuk posko darurat di tiga wilayah keuskupan (Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Ruteng, dan Keuskupan Labuan Bajo).
Dalam kurun waktu satu pekan, penyaluran logistik secara masif terus dilakukan secara bertahap:
Sabtu, 22 Agustus 2026: Tim menyalurkan 400 paket sembako ke wilayah Kabupaten Manggarai Timur, menjangkau titik terpencil seperti Desa Leong (Lambaleda), Kampung Teker, Kampung Langkas, Kampung Wodong, dan Kampung Deru.
Minggu, 23 Agustus 2026: Tim kembali menerobos jalur terisolir untuk membagikan 300 paket sembako lengkap (beras, telur, mie, kopi, gula, susu, biskuit) beserta air bersih dan tikar di Kampung Timbang, Kampung Nara, Kampung Wancang, dan Kampung Pedeng.
Senin, 24 Agustus 2026: Penanganan berfokus pada evakuasi logistik lanjutan dan mendorong dimulainya layanan medis darurat untuk mengatasi ancaman krisis ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) di tempat-tempat pengungsian.

Dokumentasi Pers Release JPIC OFM: Gerak Cepat Menyalurkan Bantuan Gempa Flores, NTT
Bukan Sekadar Sembako: Kehadiran Spiritual di Tengah Duka
Bagi para penyintas gempa di Flores, kehadiran para Fransiskan tak hanya membawa bahan makanan untuk menyambung hidup, tetapi juga menyalakan kembali harapan yang sempat padam. Di setiap kampung yang dikunjungi, para frater dan pastor duduk bersama warga di atas tanah, mendengarkan ratapan duka mereka, dan menaikkan doa bersama.
Kehadiran yang hangat dan membumi ini menjadi penawar duka bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam sekejap mata.
Transparansi di Tengah Bencana: Rp 1,9 Miliar Dana Solidaritas Terkumpul
Sebagai bentuk akuntabilitas publik dan transparansi amanah para donatur, JPIC OFM Indonesia merilis laporan keuangan sementara per Senin, 24 Agustus 2026 (Pukul 12.30 WIB):
Total Donasi Terkumpul: Rp 1.936.032.935,-
Total Dana Disalurkan: Rp 936.930.000,-
Seluruh dana tersebut disalurkan secara langsung melalui 7 Posko Utama Kemanusiaan: Posko Paroki Aeramo, Paroki Kurubhoko, Biara St. Yosep Pagal, Biara CIJ Riung, Paroki Karot, Paroki Pagal, dan Paroki Tentang.

Masa Kritis Belum Usai: Uluran Tangan Kita Adalah Nafas Mereka
Meski bantuan terus mengalir, kebutuhan dasar di lapangan masih sangat mendesak. Pemulihan tempat tinggal, kebutuhan obat-obatan, serta fasilitas kesehatan di pengungsian membutuhkan uluran tangan yang lebih luas dari seluruh masyarakat Indonesia.
MARI BERSAMA RINGANKAN BEBAN SAUDARA KITA DI FLORES
Mari jadi bagian dari rantai kebaikan dan harapan bagi penyintas gempa Flores. Salurkan donasi kemanusiaan Anda melalui rekening resmi:
Bank BCA:
6340700510Atas Nama: Ordo Saudara-Saudara Dina qq JPIC OFM
Konfirmasi Donasi / Layanan Informasi:
WhatsApp / Telepon: Rm. Yohanes Wahyu Prasetyo OFM (0821-2489-5620)
Website / Media Sosial: ofm-indonesia.org | IG:
@ofm_indonesia








