Paskah, Transformasi menuju Adil dan Beradab

Mgr Ignatius Suharyo dalam konferensi pers Paskah di Gedung Karya Pastoral KAJ
Paskah, Transformasi menuju Adil dan Beradab
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – PERAYAAN Paskah bagi umat Kristiani selalu berdampak bagi kehidupan bersama. Paskah yang khas Kristiani, diharapkan ada pengaruhnya, ada artinya bagi masyarakat luas. Demikian disampaikan Mgr  Ignatius Suharyo saat konferensi pers Paskah di Gedung Karya Pastoral KAJ, Jakarta, 16/4.

Salah satu simbol dalam Paskah adalah Lilin Paskah yang menyimbolkan terang. Di sana tertulis tahun, sesuai dengan waktu Paskah dirayakan. “Maksud pencantuman tahun itu, umat Kristiani tidak hanya mengingat peristiwa masa lampau tetapi diharapkan mengaktualkan paskah pada tahun Paskah itu dirayakan,” kata Mgr Suharyo.

Gonjang-ganjing yang terjadi di lembaga DPD RI baru-baru ini menjadi salah satu perhatian Mgr Suharyo. Peristiwa ini menurutnya merendahkan martabat dari DPD dan anggotanya. “Bagaimana bisa anggota lembaga negara yang terhormat melakukan keributan semacam itu,”

Selain itu Mgr Suharyo juga mencermati korupsi atau mega korupsi yang saat ini banyak ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi. Semua ini terjadi demi kekuasaan. Kekuasaan ingin diraih melalui bermacam usaha termasuk memfitnah, bahkan menggunakan agama dimana Allah digunakan untuk membenci orang lain. Kekuasaan yang seharusnya dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat, dalam hal ini hanya diraih demi kekuasaan itu sendiri. “Semacam itu langsung bertentangan dengan sila kedua pancasila ‘Kemanusiaan yang adil dan Beradab’.

Paskah bagi orang Kristiani diharapkan menjadi transformasi, pembaruan, dan perubahan menjadi lebih baik. “Kalau perubahan menjadi lebih buruk itu bukan paskah tetapi antipaskah,” kata Mgr Suharyo.

Untuk mewujudkan kemanusiaan kita semakin adil dan semakin beradab.

Konferensi Waligereja Indonesia menjawab pertanyaan ini. Mgr Suharyo mengungkapkan, supaya kita bisa semakin adil dan beradap hal yang perlu dilakukan adalah stop korupsi.

Antonius E. Sugiyanto

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*