Selamat Atas Penahbisan 12 Diakon SVD Menjadi Imam Katolik

1035
5/5 - (2 votes)

Pada bagian akhir khotbahnya, Uskup Paulinus Yan Olla mengingatkan para diakon yang ditahbiskan untuk selalu menyadari kembali apa yang telah diterima dalam masa-masa formasi.

“Persiapan menjadi imam sungguh membutuhkan banyak waktu. Setelah menjadi imam kita diharapkan untuk setiap saat menyadarkan kembali, apa yang telah diterima selama masa-masa kita di dalam pendidikan dan terus mengembangkannya.”

Dua belas diakon Serikat Sabda Allah (SVD) tengah menerimakan tahbisan
di Aula Santo Thomas Aquinas Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Sabtu (29/09/2018). [Dok.Frater Ferdinandus Jehalut, SVD]
Uskup Paulinus menutup khotbahnya dengan mengatakan, “Seorang misionaris mesti mewartakan apa yang ditemukan dalam perjumpaan pribadi dengan Kristus. Misionaris sejati adalah misionaris yang mengatakan apa yang dikatakan Allah. Sebaliknya, misionaris akan menjadi misionaris palsu kalau ia mengatakan apa yang tidak dikatakan Allah, seakan-akan dikatakan Allah,” ujarnya.

Mgr Paulinus menegaskan, “terlebih parah lagi, ketika apa yang dikatakan dari diri sendiri dianggap sebagai suatu pernyataan wahyu dari Allah sendiri. Semoga para misionaris ini, setiap hari dan dalam perkembangan imamatnya semakin mengetahui pikiran Tuhan yang dihayati di dalam hidup sendiri.”

 

Frater Ferdinandus Jehalut, SVD
Mahasiswa STFK-Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Flores, NTT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here