Pada bagian akhir khotbahnya, Uskup Paulinus Yan Olla mengingatkan para diakon yang ditahbiskan untuk selalu menyadari kembali apa yang telah diterima dalam masa-masa formasi.
“Persiapan menjadi imam sungguh membutuhkan banyak waktu. Setelah menjadi imam kita diharapkan untuk setiap saat menyadarkan kembali, apa yang telah diterima selama masa-masa kita di dalam pendidikan dan terus mengembangkannya.”

di Aula Santo Thomas Aquinas Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Sabtu (29/09/2018). [Dok.Frater Ferdinandus Jehalut, SVD]
Mgr Paulinus menegaskan, “terlebih parah lagi, ketika apa yang dikatakan dari diri sendiri dianggap sebagai suatu pernyataan wahyu dari Allah sendiri. Semoga para misionaris ini, setiap hari dan dalam perkembangan imamatnya semakin mengetahui pikiran Tuhan yang dihayati di dalam hidup sendiri.”
Frater Ferdinandus Jehalut, SVD
Mahasiswa STFK-Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero, Flores, NTT






