Ada 10 Umat Katolik Luka-luka Karena Ledakan di Depan Gereja Katedral Makassar

968

HIDUPKATOLIK.COM – Perayaan Minggu Palma di Gereja Hati Kudus Yesus Yang Mahakudus Katedral Makassar terganggu akibat ledakan yang berada persis di depan gereja. Ledakan ini terjadi saat sedang pergantian dari Misa pertama ke Misa kedua, Minggu, 28/03/2021.

Ledakan terjadi sekitar pukul 10.28 WITA. Saat ledakan terjadi, sejumlah umat  tengah di dalam gereja dan juga ada umat yang keluar atu baru masuk mengikuti Misa kedua melewati lokasi kejadian.

Setengah jam setelah ledakan umat diberi kesempatan untuk bisa langsung pulang mengingat ledakan susulan. Umat pulang dari gereja mengikuti jalur lain dibantu para petugas keamanan.

Menurut Martinus Suarlembit, seorang umat yang mengikuti Misa pertama Minggu Palma di Katedral Makassar menjelaskan saat kejadian,  pastor dan anggota dewan menghimbau agar umat beriman tidak panik dan berhambur keluar gereja atau mendekati lokasi kejadian.

“Setelah kejadian itu sebagian umat langsung disuruh pulang dan warga serta para pekerja di lokasi kejadian langsung di evakuasi, khususunya di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Keterangan lanjut dari  Martinus, untuk sementara ada 10 orang termasuk umat Katolik yang mengalami luka-luka.  Mereka ini adalah yang sedang melintas di pinggir jalan saat kejadian dan sedang pulang gereja mengikuti Misa pertama atau umat yang baru masuk untuk Misa kedua.

Hal ini diperjelas Pastor Wihelmus Tulak Kepala Paroki Katedral Makassar. Menurutnya, saat kejadian dia sedang mengganti baju karena baru selesai memimpin Misa pertama. Saat di kamar tiba-tiba terjadi ledakan yang cukup keras.

“Ada seorang umat juga yang saat kejadian sedang berada di lokasi dan menahan pelaku bom bunuh diri. Dia ini yang paling parah lukanya. Tapi puji Tuhan dia selamat,” ujarnya.

Pastor Wihelmus Tulak/dok.pribadi

Pastor Willem menambahkan awalnya ada dua orang dengan motor mencurigakan mau menerobos ke pintu masuk gereja. Tetapi para petugas tatib dan parkir menahan keduanya karena dianggap mencurigakan.

“Karena dipaksa tetapi tidak bisa masuk sehingga akhirnya terjadi ledakan di depan gereja,” sebut Pastor Willem.

Saat ini ada beberapa kerusakan ringan di gedung gereja seperti kaca dan beberapa potongan tubuh yang disinyalir pelaku bom bunuh diri.

Sementara itu, informsi dari Pastor Alfius Tandirassing, Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Makassar menambahkan bahwa Mgr. Johannes Liku Ada’ serta para pastor dalam keadaan aman.

“Tidak ada korban jiwa sejauh ini kecuali pelaku bom bunuh diri. Beberapa umat luka ringan terkena pecahan kaca. Tuhan berkati. Kita doakan,” ungkapnya.

Syukur bahwa tak ada korban jiwa dari umat atau masyarakat. Semoga hati kita tetap damai. “Doaku untuk umat Katolik di katedral Makassar. Stay safe,” sambungnya.

Yusti H. Wuarmanuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here