HIDUPKATOLIK.COM – Suasana penuh sukacita dan kehangatan budaya mewarnai Perayaan
Ekaristi Minggu Biasa XXIII di Gereja Santo Barnabas, Paroki Pamulang, Minggu (5/9/2026).
Dalam perayaan liturgi ini, sebanyak 152 umat Katolik dari kelompok SMP, SMA, Dewawa dan
Berkebutuhan Khusus resmi menerima Sakramen Penguatan (Krisma) yang dipimpin langsung
oleh Uskup Agung Jakarta, Uskup Kardinal Ignatius Suharyo.
Misa kudus konselebrasi tersebut turut didampingi oleh Pastor Kepala Paroki dan para imam
rekan, yakni Romo Petrus Cipto Nugroho, SCJ, Romo Blasius Sumaryo, SCJ, serta Romo Petrus
Suharjono, SCJ.
Semarak Akulturasi Budaya
Rangkaian acara diawali sejak pukul 09.00 WIB melalui prosesi penyambutan Uskup yang sarat
akan nilai tradisi lokal. Berjalan dari Gedung Pastoran menuju pelataran gereja, rombongan
Bapa Uskup diiringi alunan musik hadrah (musik rebana). Tepat di depan lobi gereja, tradisi
Palang Pintu—lengkap dengan adu pantun dan silat—disajikan untuk menyambut kedatangan
Kardinal Ignatius Suharyo.
Setelah prosesi Palang Pintu usai, Romo Petrus Cipto Nugroho, SCJ mengalungkan untaian
bunga kepada Bapa Uskup sebelum berarak menuju ruang sakristi. Tak berhenti di situ, nuansa
akulturasi berlanjut saat Misa Kudus pukul 10.00 WIB dimulainya perayaan, di mana alunan
musik Gamelan Jawa dari kelompok Among Laras Paroki Pamulang mengiringi perayaan Misa
dengan khidmat.
Gedung utama gereja hingga lantai Gedung Karya Pastoral (GKP) tampak dipenuhi oleh umat
umat yang mengikuti peryaan ekaristi Bersama Uskup. Dari 152 penerima sakramen Krisma,
peserta terbagi dalam beberapa kelompok yang mencakup tingkatan SMP, SMA, Dewasa, dan
kelompok Berkebutuhan Khusus (ABK).
Dalam khotbahnya, Kardinal Ignatius Suharyo menegaskan bahwa menerima Sakramen
Penguatan bukanlah sekadar rutinitas atau formalitas upacara, melainkan sebuah keputusan
iman yang mendalam. “Sakramen Krisma adalah keputusan iman agar kita semakin serupa dengan Kristus. Roh Kudus yang kita terima tidak otomatis membimbing jika tidak kita buka dalam doa harian. Mari kita biasalakan memulai hari dengan doa singkat: 'Semoga Roh Kudus yang menjiwai Yesus, juga menjadi pembimbing dan kekuatanku hari ini, sehingga kami semua siap sedia menjadi saksi
kasih,” pesan Bapa Uskup.
Selain memberikan apresiasi kepada para pendamping dan panitia liturgi, Bapa Uskup secara
khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh umat Paroki Pamulang atas komitmen
merawat dan menjaga alam ciptaan sebagai "rumah bersama".
Usai perayaan Ekaristi, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama Bapa Uskup yang terbagi
dalam 8 kelompok krisma, dilanjutkan bersama putra-putri altar, para katekis (pengajar), serta
prodiakon. Rangkaian dilanjutkan dengan acara ramah tamah di Lantai 2 Gedung Karya Pastoral
bersama Dewan Pastoral Harian (DPH) dan para imam.
Sebelum kembali ke Keuskupan Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo menyempatkan diri
mengelilingi dan memberkati area lapak UMKM gereja di kawasan parkir gereja. Tanpa
canggung, Bapa Uskup menyapa, menyalami, dan berfoto bersama para pelaku usaha kecil yang
menyambutnya dengan penuh antusias. Momen hangat ini menjadi kenangan berharga dan
penutup yang sangat berkesan mendalam dari seluruh rangkaian perayaan di Paroki Pamulang.
Laporan Cerelius Andri Sulistyanto (Komsos Paroki Barnabas)




