HIDUPKATOLIK.COM – Sekitar tiga ratus orang perwakilan pengurus serta aktivis Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik (BPK PKK) berkumpul pada Jumat-Minggu, 25-27 September 2026, Swissbel Hotel, Bandar Lampung.

Mereka adalah para peserta Konvensi Daerah (Konvenda) VI Pembaruan Karismatik Katolik yang berasal dari tiga Keuskupan: Keuskupan Agung Palembang, Keuskupan Pangkal Pinang dan Keuskupan Tanjungkarang. Selain itu, para romo dan suster dari berbagai kongregasi.
Tahun 2026 ini BPKK PKK Keuskupan Tanjungkarang mendapat kesempatan dan kepercayaan sebagai tuan rumah Konvenda VI. Kegiatan ini bergulir tiga tahun sekali.

Hadir empat orang uskup: Uskup Agung Palembang Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Uskup Pangkal Pinang Mgr. Adrianus Sunarko OFM, Uskup Tanjungkarang Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo, dan Penasehat Episkopal BPK PKK Indonesia Mgr. Tuaman Sasfo Sinaga.
Konvenda VI mengusung tema: ‘Berjalan Bersama Roh Kudus, Bersaksi, Mencintai Kehidupan.’ Tema ini juga merupakan bagian dari semangat Jubileum 50 Tahun Pembaruan Karismatik Katolik di Indonesia dan selaras dengan arah dasar ketiga keuskupan.
Pembaruan diri
Ketua pantia Agnetha PP Hayon mengatakan, Konvenda bukan sekadar sebuah kegiatan atau pertemuan rutin. Konvenda merupakan ajang berkumpul, berdoa, memuji, dan menyembah Tuhan memperbarui iman, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan kembali panggilan dan perutusan kita sebagai umat Katolik.

“Kita datang dari tempat yang tempat, komunitas, pengalaman, dan latar belakang yang berbeda. Tetapi mempunyai satu tujuan, untuk terus menjadi garam dan terang dunia,” katanya.
Ketua BPK PKK Keuskupan Tanjungkarang Albertus Hendri berharap, setelah perjumpaan ini kita semua tidak hanya pulang membawa kenangan tentang sebuah pertemuan. Akan tetapi, pulang dengan hati yang diperbarui, iman yang diteguhkan, dan semangat pelayanan yang dinyalakan kembali oleh Roh Kudus. “Semoga lahir semangat baru: semangat untuk berjalan bersama Roh Kudus, bersaksi melalui kehidupan, dan mencintai kehidupan sebagai anugerah Tuhan,” harap Hendri.

Usai Misa Pembukaan, Konvenda VI dibuka dengan pemukulan gong oleh Mgr. Vinsensius Setiawan Triatmojo didampingi para uskup.
Sr. M. Fransiska, FSGM (Lampung)





