Ribuan Umat Akan Ikut Jalan Salib Kehidupan | | HIDUPKATOLIK.com

Ribuan Umat Akan Ikut Jalan Salib Kehidupan

Hidup TV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band dan juga dapat ditonton secara Streaming di Komputer dan Handphone dengan mengakses www.Hidup.tv

Kardinal Tagle memberikan pesan kepada ribuan umat yang bergabung “Jalan untuk Kehidupan” di Quirino Grandstand, Manila, 18 Februari 2017. (cbcpnews.net)
Ribuan Umat Akan Ikut Jalan Salib Kehidupan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – USKUP Agung Manila, Filipina, Kardinal Luis Antonio Gokim Tagle mengundang umat Katolik untuk turun ke jalan lagi dan bergabung dalam kampanye terhadap pembunuhan terkait narkoba dan hukuman mati. Aksi bertajuk “Jalan Tobat untuk Kehidupan” yang akan digelar tepat pada Jumat Agung, 14 April ini, bertujuan untuk berdoa dan merefleksikan Kisah Sengsara Yesus. “Mari kita bergabung bersama Yesus yang berjalan dengan rendah hati, adil, dan penuh kasih sayang,” kata Kardinal Tagle.

Kardinal kelahiran 21 Juni 1957 ini juga meminta agar umat yang akan mengikuti prosesi ini membawa radio transistor sehingga mereka bisa mengikuti renungan-renungan yang akan disiarkan secara langsung melalui Radio Veritas. “Kita akan terus berjalan, dan tetap bersatu dalam doa dan refleksi,” katanya.

“Jalan Salib” yang diadakan oleh Dewan Awam Filipina akan dimulai dari Gereja Baclaran di Pasay City dan akan berakhir di Katedral Manila di Intramuros, Manila. “Selama Jalan Salib ini, kita akan merenungkan beragam keprihatinan yang mengancam kesucian hidup,” ujar Presiden Dewan Awam Filipina, Zenaida Capistrano. Capistrano juga mendorong semua organisasi awam di Filipina berpartisipasi aktif dalam acara tersebut. “Mari kita semua sebagai umat Allah, berjalan dengan Kristus dengan rendah hati,” tambahnya.

Sebelumnya, pada 18 Februari lalu, ribuan umat Katolik juga bergabung dalam “Jalan untuk Kehidupan” di Quirino Grandstand. Aksi yang juga dihadiri Kardinal Tagle ini, sebagai ungkapan protes terhadap kebijakan pemerintah tentang hukuman mati dan pembunuhan di luar hukum.

Y. Prayogo

Comments on Facebook