Gereja yang Lahir dari Harapan

424
Mgr Ignatius Suharyo menandatangani prasasti peresmian Gereja St Leo Agung Jatiwaringin, Jakarta Timur, 9/12. [HIDUP/Antonius E. Sugiyanto]
Gereja yang Lahir dari Harapan
4.5 (90%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.COM –  Peresmian Gereja St Leo Agung akan menjadi awal dari kehidupan umat yang semakin peduli kepada kehidupan masyarakat sekitar. Orang muda diharapkan untuk semakin terlibat.  

SETELAH berjuang sekitar 29 tahun, umat Paroki St Leo Agung Jatiwaringin kini memiliki gedung gereja. Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo, memimpin Misa peresmian Gereja St Leo Agung, Komplek Kodam Jatiwaringin, Jakarta Timur, Minggu, 9/12.

Mgr Suharyo mengungkapkan, gambaran perjuangan umat Paroki Jatiwaringin untuk memiliki gereja, tergambar jelas dalam buku KAJ 210 jilid ke-VII. Ia mengungkapkan, dalam profil tentang Paroki Jatiwaringin tertulis bahwa, penderitaan akibat gereja dibakar massa, dan menanti proses pengajuan izin pendirian gereja akan dikabulkan, merupakan tantangan yang senantiasa dihadapi dalam meniti perjuangan meraih harapan.

“Kata kuncinya adalah ‘harapan’,” ujar Mgr Suharyo. Harapan itu tidak sama dengan optimisme. Mgr Suharyo melanjutkan, optimisme dilandaskan pada hitung-hitungan manusia sedangkan harapan dilandaskan pada keyakinan iman.

Ia menuturkan, inilah “Penyelenggaraan Ilahi”. “Landasannya adalah iman bukan perhitungan manusiawi saja.” Mgr Suharyo meyakini, harapan yang kuat dari umat Paroki Jatiwaringin, yang tumbuh sejak sekurangnya tahun 1989, dilandaskan pada keyakinan iman ini. Allah yang telah memulai karya yang baik, akan menyelesaikannya juga.

“Gedung gereja sudah diselesaikan, mungkin nanti defisit-defisitnya juga akan diselesaikan oleh Tuhan,” ujar Mgr Suharyo yang sontak disambut senyum umat yang hadir. Kelancaran pembangunan Gereja St Leo Agung dapat terjadi berkat bantuan dari tokoh masyarakat di sekitar gereja, dari Polsek dan juga Koramil yang terus mendampingi selama proses pembangunan berjalan.

Ketua panitia pembangunan, Kolonel Inf Ignatius Joko Purwanto mengucapkan terima kasih atas semua bantuan ini. Ia juga berterimakasih kepada umat Keuskupan Agung Jakarta yang selama pembangunan gereja terus mendukung baik dari segi finansial maupun dengan doa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here