Mandat dari KWI, Caritas Indonesia Terus Bergerak Bantu NTT

108
Warga Alor Selatan yang terdampak banjir bandang sedang melihat kondisi lingkungan sekitar yang porak poranda akibat banjir bandang. Foto : Dokumen Caritas Indonesia
Rate this post

Gereja Katolik Indonesia tidak tinggal diam dalam menanggapi situasi darurat yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur akibat badai siklon tropis Seroja.

Caritas Indonesia yang menjalankan mandat dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) giat berkoordinasi dengan Caritas Keuskupan dan Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan terutama di Keuskupan terdampak.

4 keuskupan tedampak itu antara lain Keuskupan Agung kupang, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Atambua, dan Keuskupan Weetebula. Karena itu, setiap hari, Caritas Indonesia Pusat setiap hari menjadwalkan pertemuan rutin setiap pkl. 15.00 WIB pertemuan dengan 4 Caritas – PSE Keuskupan terdampak.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan termasuk kebutuhan yang mendesak untuk diusahakan melalui koordinasi dengan Caritas Indonesia,” ujar Direktur Eksekutif Caritas Indonesia, Fredy Rante Taruk, Pr lewat pers rilis yang diterima redaksi, Minggu (11/4/2021).

Koordinasi ini dilakukan bersama dengan Jaringan Nasional Caritas, Komisi terkait di KWI, dan mitra kerja di tingkat nasional. Bersama dengan 4 Caritas Keuskupan terdampak, Caritas Indonesia mensinergikan koordinasi untuk melakukan kajian awal kebutuhan.

Caritas Indonesia juga menjadi aktor utama dalam kajian bersama lembaga kemanusiaan di Indonesia untuk wilayah Kabupaten Flores Timur. Ini karena bersama dengan mitra kerja nasional, Humanitarian Forum Indonesia (HFI) dan Klaster Nasional Pengungsian dan Perlindungan (KlasNas PP), Caritas Indonesia menjadi leader dalam Kajian Bersama Lembaga Kemanusiaan untuk pemetaan kebutuhan dari tiap wilayah khususnya Kabupaten Flores Timur.

“Wilayah Kecamatan Adonara dan Lembata menjadi wilayah terdampak yang paling serius di Kabupaten ini,” tambah Marianus Welan, Pr., Direktur Caritas Keuskupan Larantuka.

Bantuan sudah dibagikan
Bantuan yang sudah sampai di Pos Layanan Kemanusiaan Caritas di tiap Keuskupan terdampak sudah mulai dibagikan. Sabtu (10/4/2021), Bantuan Caritas Keuskupan Atambua untuk wilayah Kabupaten Malaka di Paroki St. Fransiscus Xaverius, Bolan sudah dibagikan.

Bantuan berupa beras dan air minum ini dibagikan dengan bantuan Satuan 744 Kompi A Kabupaten Malaka, Kodim 1605-04 Betun, dan 1605-05 Kobalima. Sedangkan bantuan sembako yang dikoordinasikan oleh Caritas Keuskupan Weetebula dibagikan ke wilayah Paroki Wara, Sumba Timur.

Giat Belarasa OMK Paroki Santa Maria Homba Karipit di Waingapu, Sumba Timur membagikan sembako bagi para penyintas. Tidak hanya itu, para Postulan Redemptoris di bawah pimpinan Pater Ofan Loli, Pater Linus Ngaba, dan Bruder Yono Kulla pun juga membantu membersihkan tempat tinggal komunitas terdampak.

Caritas Indonesia juga aktif melakukan penggalangan dana sejak 6 April 2021 secara nasional. Hingga Minggu, 11 April 2021 pukul 15.00 WIB, dana terkumpul Rp 2.552.561.851.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here