spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Uskup Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega: Agar iman Tidak Berhenti Sebatas Formalitas Ritual

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM– Uskup Manokwari-Sorong , Mgr. Hilarion Datus Lega memimpin perayaan Ekaristi penerimaan Sakramen Krisma bagi 44 umat Katolik di Gereja Ko Katedral Santo Agustinus, Manokwari, pada Minggu (30/8/2026). Perayaan sakral yang dihadiri oleh ratusan umat, frater, serta para suster ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur.

Dalam homilinya, Uskup menegaskan bahwa penerimaan Sakramen Krisma merupakan tonggak penting bagi kedewasaan iman seorang Katolik. Beliau mengimbau seluruh penerima krisma agar iman yang telah ditanamkan tidak berhenti sebatas formalitas ritual, melainkan terus tumbuh, berani bersaksi di tengah masyarakat, serta siap memikul salib kehidupan sehari-hari demi kemuliaan Tuhan.

Suasana penerimaan Sakramen Krisma di Ko Katedral Santo Agustinus, Manokwari (HIDUP/Ino Nahak)

Lebih lanjut, Uskup menggarisbawahi keunikan dan kekayaan tradisi Gereja Katolik yang senantiasa konsisten dalam memberikan pengajaran iman yang mendalam. “Gereja tidak hanya mendampingi perjalanan spiritual umat, tetapi juga menghadirkan sakramen-sakramen kudus—termasuk sakramen krisma—sebagai sarana nyata Roh Kudus demi mewujudkan misi keselamatan bagi umat manusia,” kata Mgr. Datus.
Di sisi lain, Pastor Paroki Katedral Santo Agustinus, RD. Januarius Vaenbes, menyampaikan apresiasi mendalam atas tuntasnya proses pembinaan ini. Beliau mengungkapkan bahwa 44 peserta telah menjalani masa persiapan dan katekese pembinaan intensif selama dua bulan bersama tim pendamping. Semoga pencurahan Roh Kudus ini mampu memacu umat untuk semakin aktif bergerak maju melayani dalam karya kasih,” katanya setelah perayaan misa kudus.

Baca Juga:  60 Tahun Yayasan Pembinaan Sosial Katolik (YPSK) Keuskupan Tanjungkarang

Mewakili seluruh penerima sakramen, Dewa Pratama menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Uskup, Pastor Paroki, para pengajar, serta seluruh pihak yang terlibat. Ia mengungkapkan bahwa momentum ini menjadi batu pijakan penting untuk memperkuat ketulusan hati dan mengokohkan iman mereka dalam menyambut jalan keselamatan yang ditawarkan Kristus.

Dewa juga menegaskan bahwa seluruh pengajaran serta pengalaman spiritual yang diterima selama proses pembekalan tidak akan pernah dilupakan. Ia turut memohon dukungan doa berkelanjutan dari seluruh umat dan komunitas gerejawi agar para penerima krisma yang baru ditahbiskan ini tetap setia mengamalkan ajaran gereja di kehidupan sehari-hari.

Menutup ungkapan hatinya, Dewa mengajak sesama penerima sakramen untuk tidak menganggap remeh karunia Roh Kudus yang telah dicurahkan. “Kuasa Roh Kudus ini harus terus dipelihara sebagai kekuatan utama umat Katolik untuk tampil berani menjadi saksi Kristus di tengah dinamika tantangan zaman,” tuturnya dalam sambutan.

Baca Juga:  DIASPORA PEMUDA NTT DI SULUT GALANG DANA GEMPA FLORES

Romo Ino Nahak (Kontributor, Sorong- Papua)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles