HIDUPKATOLIK.COM – PUKAT KAJ (Profesional dan Usahawan Katolik Keuskupan Agung Jakarta) hadir kembali dalam kegiatan tahunan lari dan jalan untuk kemanusiaan, RUN4U 2026. Selaras dengan Ardas KAJ 2026 yaitu Keutuhan Alam Ciptaan, RUN4U 2026 mengangkat tema “Run For Earth: Green Steps, Better Planet.” Tema KAJ tahun 2026 ini mengajak anggota Gereja dan masyarakat sekitarnya untuk peduli dan aktif terlibat dalam menyembuhkan “luka-luka” alam yang disebabkan oleh tindakan manusia.
KAJ juga mengajak masyarakat untuk bergerak, melakukan tindakan nyata demi alam ciptaan dengan menjaga kelestarian alam dan pemakaian sumber daya alam dengan lebih bijaksana. Semua kegiatan ini bisa dimulai dari diri sendiri, keluarga, komunitas dan masyarakat luas.
Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta menjelaskan, “Yang terluka bukan hanya alam tetapi juga kemanusiaan. Kegiatan ini merupakan salah satu obat dari luka-luka kemanusiaan. Dari kondisi ini, kita diajak untuk bisa secara aktif dan berperan, melakukan tindakan-tindakan yang sederhana yang berdampak bagi sesama dan lingkungan. Mencari jalan-jalan baru, langkah-langkah kongkrit yang bisa kita lakukan untuk mencintai dan merawat bumi ini.”
“RUN4U 2026 hadir untuk kita semua, mengajak semua orang untuk hidup lebih sehat melalui olahraga dan berbagi dalam program merawat bumi lewat donasi melalui Gerakan Laudato Si’. Kami mengundang kembali umat Katolik dan masyarakat luas untuk berpartisipasi, baik sebagai peserta, mitra sponsor, donatur untuk mensukseskan kegiatan ini,” ujar Reymund Levy, Ketua PUKAT KAJ.
Gerakan Laudato Si’ Indonesia (GLSI) lahir pada tahun 2021 dan merupakan bagian dari Laudato Si’ Movement yang sebelumnya dikenal sebagai Global Catholic Climate Movement. Gerakan ini hadir sebagai tanggapan konkret atas ensiklik Paus Fransiskus, paska terjadinya tragedi Topan Super Haiyan pada tahun 2015.
Sr. Irena Handayani, OSU – Perwakilan Gerakan Laudato Si’ Indonesia menyampaikan, dengan visi merawat bumi sebagai rumah bersama, GLSI mengemban misi untuk bergerak mempromosikan gaya hidup yang berkelanjutan dan mewujudkan keadilan iklim. Dalam upaya edukasi perawatan dan pelestarian lingkungan, komunitas ini sudah melakukan penanaman mangrove dan pengelolaan sampah terpadu.
Ketua Panitia RUN4U 2026, Alexander Zaputra Tedja mengatakan, “Antusiasme masyarakat dari tahun ke tahun bertambah sehingga memotivasi kami untuk kembali menghadirkan RUN4U sebagai gerakan sehat dan peduli pada alam ciptaan. Kami mengajak umat dan masyarakat umum, para donatur, dan sponsor untuk bersama-sama mendukung keberhasilan acara ini.”
RUN4U 2026 diadakan secara Hybrid, yaitu peserta bisa mengikuti kegiatan ini secara virtual dan hadir pada Race Day. Pendaftaran akan dibuka pada 1 Maret hingga 30 April 2026. Periode untuk Donasi di mulai pada 1 Maret hingga 7 Juni 2026. Sedangkan periode untuk lari Virtual akan diadakan selama 1 bulan yang dimulai pada 1 April – 30 April 2026. Acara puncak atau Race Day yang dinantikan akan diadakan pada hari Minggu, 7 Juni 2026 berlokasi di QBIG BSD City.
Peserta yang mengikuti acara ini bisa memilih jarak untuk berlari atau berjalan yaitu 2,5Km, 5Km atau 10Km, serta Virtual 21Km. Selain itu semua peserta juga bisa menjadi pejuang donasi yang berperan serta sambil berolahraga ikut menggalang dana mendukung program Gerakan Laudato Si’ Indonesia, merawat Bumi, Rumah Kita Bersama.
Pendaftaran RUN4U 2026 akan dibuka pada 1 Maret 2026 melalui media Instagram @run4u_id atau @pukat_kaj.
Eviantine Evi Susanto (Kontributor, Tangerang)










