Maria Margaretha Hartiningsih : Jalan Spiritual

Maria Margaretha Hartiningsih
[Dok. Pribadi]
Maria Margaretha Hartiningsih : Jalan Spiritual
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – MARIA Margaretha Hartiningsih baru saja meluncurkan buku Jalan Pulang. Buku ini menceritakan pengalaman perjalanannya di Santiago de Compostela, Lourdes, dan Plum Village, antara November-Desember 2013. Sekembalinya dari perjalanan itu, ia sempat menulis draf 20 halaman. Namun, hatinya menyuruh dia berhenti. Baru pada Maret 2016, ia terpanggil menuliskan lagi perjalanan itu.

Meskipun draf itu tidak terpakai, tetapi sangat membantu untuk melacak kembali ingatan akan perjalanan itu. Selama proses menulis buku ini, Maria Hartiningsih mengaku banyak belajar dari praktik-praktik spiritual keagamaan. Banyak buku sufi ia baca. Termasuk, pada September 2016, saat proses pengeditan buku Jalan Pulang, ia berangkat ke Turki untuk mengikuti retret yang diadakan Tarekat Mevlaniyah (tarekat Sufi, pengkaji ajaran Sufi terkemuka, Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi al-Bakri atau dikenal sebagai Jalaluddin Rumi).

Pengalaman paling menyentuh dalam ziarahnya adalah ketika ia ditawari menginap di kompleks Djanatul al Arif di Mostaganem, Aljazair. Di situ ia bertemu dan mewawancarai pemimpin Tarekat Alawiyah, Syeikh Khaled Bentounes. “Tinggal di situ selama empat hari, semua orang bersikap sangat baik dan tidak ada satu pun yang bertanya tentang agama,” kata Maria Hartiningsih. Jalan Pulang khusus ia persembahkan kepada Kompas, yang menempanya selama 31 tahun.

Melalui buku ini, ia ingin menyampaikan bahwa semua jalan spiritual, melalui apapun, bermuara pada Yang Satu. “Mempelajari dan masuk ke dalam banyak tradisi spiritual sangat memperkaya batin, karena antara satu dan lainnya saling berkaitan, meski melalui praktik ritual berbeda-beda,” ujarnya.

Stefanus P. Elu

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*