RESMI! Ini Dia Tanggapan Uskup Ruteng Meluruskan Kesalahpahaman di Keuskupannya | | HIDUPKATOLIK.com

RESMI! Ini Dia Tanggapan Uskup Ruteng Meluruskan Kesalahpahaman di Keuskupannya

Hidup TV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band dan juga dapat ditonton secara Streaming di Komputer dan Handphone dengan mengakses www.Hidup.tv

Mgr. Hubert Leteng, uskup ruteng, Mgr. Hubertus Leteng
Mgr. Hubertus Leteng
RESMI! Ini Dia Tanggapan Uskup Ruteng Meluruskan Kesalahpahaman di Keuskupannya
3.5 (70.91%) 11 votes

HIDUPKATOLIK.COM-Sejumlah pastor menggelar pertemuan dengan Uskup Ruteng, Mgr Hubertus Leteng pada Senin sore,  12 Juni 2017.

Pertemuan yang  sedianya dilakukan pada pagi hari ini, untuk membahas dinamika yang terjadi di internal Gereja Keuskupan Ruteng.

BACA SEBELUMNYA: Terkait Kekisruhan di Keuskupan Ruteng, Ini Sebenarnya yang diharapkan para Imamnya

Dalam keterangan pers usai pertemuan tersebut, Mgr. Hubert, tidak banyak berkomentar.

Mgr. Hubert menjelaskan beberapa permasalahan yang terjadi di internal keuskupan. Beliau mengatakan jika ada kekurangan tentu harus dipelajari untuk diperbaiki.

“Hal yang menjadi kekurangan harus menjadi pelajaran, yang memang merupakan kemajuan ditingkatkan saja,”ujarnya.

Sedangkan terkait isu sejumlah imam yang menyatakan hendak mundur dari sejumlah jabatan, Mgr Hubert  menjelaskan keputusan seperti itu, hak setiap orang. Namun ia menjelaskan hal seperti itu, tentu sesuatu yang tidak diinginkan.

BACA JUGA: Anda Pasti Belum Tahu! Ruteng Ternyata Kota Seribu Biara Penuh Keindahan

“Setiap orang punya hak. Kita memang mengharapkan tidak seperti itu. Sangat tidak mengharapkan. Kita harus mencintai Gereja. Gereja itu menjadi komitmen. Persatuan Gereja, komunio, itu menjadi komitmen. Kita sama sekali tidak menghendaki ada yang meninggalkan tugasnya, tidak membantu umat,”ujarnya.

Sementara terkait adanya desakan yang meminta dirinya mundur dari Uskup, Mgr Hubert menegaskan tidak menyetujui dengan desakan tersebut.

“Saya tidak menyetujui. Kalau ada satu dua orang yang dari permenungan mendalamnya memutuskan mundur, kita hargai pilihan bebas orang tersebut,”ujarnya.

Akhirnya Mgr Hubert dengan tegas berpesan untuk tidak membuat kegaduhan lagi.

“Kalau kamu mencintai Gereja, kamu harus menciptakan kesejukan bagi umat,” ucapnya.

 

Norben Syukur

Comments on Facebook