Diterima secara Adat, Manggarai Barat Sambut Kehadiran Profesional dan Usahawan Katolik

169
Julius Yunus Tedja (ketiga dari kiri) dan rombongan Pukatnas diterima secara adat Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.COM – KETUA Umum Profesional dan Usahawan Katolik Nasional (Pukatnas), Julius Yunus Tedja berserta rombongan pada Jumat (12/8/2022) diterima secara adat oleh Vikep Labuan Bajo, Keuskupan Ruteng, Romo Rikar Mangu yang didampingi pengurus Pukat Labuan Bajo.

Secara simbolis, Julius menerima seekor ayam jantan putih dan minuman tuak khas suku Manggarai. Prosesi penerimaan tamu atau dalam bahasa Manggarai disebut “Reis” merupakan adat dari suku Manggarai dalam menyambut tamu kehormatan.

Kehadiran Julius yang didampingi sejumlah fungsionaris dan angota Pukatnas, — Werner Goana, Rivan Tandiari, Antonia Dwi Woro, dan Silvester Sudin — dalam rangka menghadiri pelantikan Pengurus Pukat Keuskupan Ruteng dan Labuan Bajo pada hari Minggu, 14 Agustus 2022 di Labuan Bajo oleh Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat.

Romo Rikar Mangu ketiga dari kanan menerima rombongan Pukatnas di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutannya, Romo Rikar menyambut baik kehadiran Pukat Labuan Bajo dan diharapkan dapat merintis kerja sama yang baik dengan pihak Keuskupan Ruteng.

Pukat Labuan Bajo Keuskupan Ruteng dengan semboyan Ca Nai-Ca Get-Ca Nuk (Satu Hati-Satu Pikiran-Satu Tujuan) yang dipimpin oleh Johannes Bambang adalah salah satu Pukat yang akan dilantik bersama PUKAT Keuskupan Ruteng.

Sebelumnya rombongan disambut oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi di Labuan Squre. Edistasius mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya Pukat di Labuan Bajo.

Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi (mengenakan peci tangah) bersama rombongan Pukatnas di Labuan Bajo.

Ia juga menyampaikan potensi Labuan Bajo yang kini menjadi destinasi wisata premium di Indonesia dan mengharapkan Pukt dapat mendukung program kerja Pemerintah Daerah setempat, seperti membuka kursus tata boga bagi anak-anak muda di Labuan Bajo sehingga bisa mandiri membuka usaha kuliner.

Sumber: Sekretariat Pukatnas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here