Masjid di Uni Emirat Arab dinamai Maria | | HIDUPKATOLIK.com

Masjid di Uni Emirat Arab dinamai Maria

Hidup TV Siaran Televisi Katolik Pertama di Indonesia yang dapat ditonton melalui Televisi yang menggunakan Parabola KU-Band dan juga dapat ditonton secara Streaming di Komputer dan Handphone dengan mengakses www.Hidup.tv

Masjid Di Uni Emirat Arab yang dinamai dengan nama Maria
Masjid di Uni Emirat Arab dinamai Maria
5 (100%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.com – SHEIKH Muhamed bin Zayid Al Nahyan, belum lama ini mengeluarkan surat perintah yang isinya mengganti nama masjid megah “Masjid Sheikh Mohamed bin Zayid” yang juga namanya sendiri menjadi Maryam Umm ‘Isa, Masjid Maria Ibu Yesus”. Dalam foto yang beredar, sejumlah tokoh agama Muslim dan Kristen berfoto bersama di masjid itu, demikian seperti diberitakan,www.newsweek.com, (15/6).

Dengan pergantian ini, Penguasa Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) bermaksud menciptakan relasi sosial yang harmoni antar masyarakat agama di UEA. Menteri Negara Urusan Toleransi Sheikha Lubna mengapresiasi perubahan nama ini. peristiwa ini menjadi simbol toleransi dan koeksistensi damai antar-pemeluk agama, khususnya umat Kristen.

Demikian pula sejumlah tokoh agama dan petinggi negara seperti Sheikh Mohammed bin Rasyid Al Maktoum dan Mohammed Matar Al Kaabi. Sejumlah tokoh Kristen di UEA juga mengapresiasi keputusan ini. Pendeta Canon Andrew Thompson dari Gereja St. Andreas sa;ah satunya. Gereja ini terletak berdekatan dengan Masjid Maria tersebut. Selama ini, di Gereja -gereja di UEA sering menyediakan acara buka puasa bersama untuk para pekerja Muslim migran.

Pada bulan Februari 2016, penguasa UEA, membuka Kementerian Toleransi, di samping Kementerian Kebahagiaan, untuk mempromosikan toleransi sebagai nilai fundamental di masyarakat UEA. Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, penguasa Dubai, mengatakan pada saat itu. “Agama sebetulnya mengajarkan harmoni, kerukunan dan perdamaian yang sangat indah. Tapi sayang banyak pemeluknya yang justru terperangkap ke dalam lingkaran setan kekerasan, kebencian dan permusuhan,” ujar pemilik klub sepakbola Manchester City ini.

Maria, sebagai ibu Yesus, merupakan sosok suci dan spesial di komunitas kita. Dia adalah wanita yang melambangkan ketaatan kepada Tuhan.

Negara, yang baru berusia 45 tahunini telah mengalami perubahan pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir. Kerajaan terus mempromosikan keragaman dan toleransi di negara ini. Semua yang menentang toleransi, menghadapi risiko penangkapan dan penahanan. Tahun ini, World Happiness Report menempatkan UEA di atas Brazil, Prancis dan Spanyol sebagai negara yang penduduknya paling bahagia di dunia, hal in menjadikan UEA memiliki penduduk yang paling bahagia di Jazirah Arab.

Antonius E. Sugiyanto

 

Comments on Facebook