Basilika St Benediktus di Norcia, Italia, Rusak Parah Terkena Gempa

178
Basilika St Benediktus di Norcia, Italia sebelum dan sesudah gempa. (Sumber Foto: @monksofnorcia )

HIDUPKATOLIK.com – MINGGU, 30/10, Italia Tengah diguncang gempa berkekuatan 6,6 skala Richter. Gempa ini dikabarkan terasa hingga Ibukota Italia, Roma dan Vatikan. Akibat dari gempa tersebut, beberapa bangunan bersejarah milik Ordo Benediktin salah satunya Basilika St Benediktus di kota Norcia, Italia rusak parah, seperti dikabarkan oleh akun twitter Komunitas St Benediktus di Norcia, Italia, @monksofnorcia, Minggu, 30/10.

Lewat akun tersebut, para biarawan di Biara Benedektin mengucapkan terima kasih atas dukungan doa yang mengalir dari seluruh penjuru dunia akibat gempa yang menimpa mereka. Namun, karena konektivitas seluler dan internet yang masih kurang bagus, untuk sementara waktu mereka menyatakan masih sulit untuk berkomunikasi menggunakan telepon dan email. Mereka juga memberikan informasi bahwa beberapa anggota keluarga Ordo Benediktin di Norcia dalam keadaan aman dan berharap kepada semua orang untuk terus memberikan dukungan doa kepada mereka. “We are safe, in Monte,” tulis admin @monksofnorcia dalam update twitter-nya.

Basilika St Benediktus di Norcia, Italia sebelum dan sesudah gempa.
Basilika St Benediktus di Norcia, Italia sebelum dan sesudah gempa.

Biara induk Ordo Benediktin didirikan pada 529 oleh Santo Benediktus. Beberapa kali, biara ini dirusak oleh tentara Langobart (577), Arab (883), dan Amerika (1944). Seusai perang, basilika tersebut dibangun kembali pada 1945 dan 1959 dengan tetap mempertahankan model lamanya.

Ordo yang merawat Basilika St Benediktus ini, juga tercatat sebagai ordo rahib tertua dalam Gereja Katolik yang didirikan pada abad keenam. Dalam keseharian, Ordo Benedektin memiliki semboyan: “Ora et Labora – Berdoa dan bekerjalah!” dan hidup sebagai abdis dipimpin oleh seorang abas.

Santo Benediktus dari Norcia, Italia. (Sumber Foto: patheos.com)
Santo Benediktus dari Norcia, Italia. (Sumber Foto: patheos.com)

Sang pendiri ordo, Santo Benediktus dari Norcia hidup pada 480-547. Berkat jasa-jasanya dalam pengembangan budaya bangsa-bangsa Eropa, ia dinyatakan sebagai “Pelindung Eropa” oleh Yohanes Paulus II pada 1981. Selain disebut sebagai “Pelindung Eropa” dan dijuluki sebagai “Bapak Kehidupan Membiara”, ia juga dikenal berjasa dalam pengembangan liturgi, pendidikan, penginjilan, dan kesenian.

A. Nendro Saputro

Sumber:
aleteia.org
akun twitter @monksofnorcia
Ensiklopedi Gereja, Terbitan Cipta Loka Caraka, Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here