Menuju Persatuan Cinta dengan Allah

80
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Ada sekian banyak orang serius mengusahakan kemajuan hidup rohaninya. Artinya, mereka berusaha hidup sesuai dengan panggilan Kristianinya sehingga menjadi orang yang semakin terbuka untuk karya Roh, yang sudah dicurahkan ke dalam hati kita. Sebab kata St. Paulus, “Semua orang, yang dipimpin oleh Roh Allah adalah Anak Allah” (Rom 8:14). Tetapi, pada suatu ketika mereka merasa jalan itu buntu. Ini suatu kenyataan.

Sering kali, situasi itu kemudian dianggap sebagai suatu langkah kembali ke sikap riil. Tetapi, tenyata titik itu sering menjadi langkah mundur. Kebanyakan karena kurang memahami keadaan mereka sendiri. Seandainya mereka berhasil menilai keadaan itu, dengan tepat dan mengambil langkah yang sesuai, maka hidup mereka akan berkembang menurut rencana Tuhan. Maka, untuk menolong lebih banyak orang dalam situasi seperti itu, terjemahan ini diterbitkan.

Malam Gelap merupakan salah satu karya terkenal dari Santo Yohanes Salib. Ditulis antara tahun 1582 dan 1584 waktu ia tinggal di Kota Granada, Spanyol. Karya ini merupakan penjelasan suatu syair yang disusunnya di dalam kegelapan penjara. Pada saat itu, ia ditahan antara 2 Desember 1577 sampai Agustus 1578. Buku ini juga menguraikan mengenai bagaimana jiwa maju di jalan rohani untuk mencapai persatuan dengan Allah dalam cinta.

St Yohanes dari Salip juga menjelaskan sifat-sifat atau cacat cela yang ada pada orang yang mulai maju di tingkat permulaan seperti kesombongan, kekikiran rohani, kemesuman, kemarahan, kerakusan rohani, iri hati dan kemalasan rohani. Ketujuh cacat cela atau dosa pokok tersebut mesti dibersihkan dan dimurnikan agar jiwa sampai pada persatuan ilahi dengan Allah. Anda akan lebih jelas memahami ketujuh cacat cela tersebut ketika Anda membaca sendiri buku ini.

Judul : Malam Gelap
Penulis : Santo Yohanes dari Salib
Penerjemah : Cyprianus Verbeek, O.Carm.
Penerbit : Karmelindo, Desember 2018 (Edisi Revisi)
Tebal : 120 halaman

Yesaya Singgih OCarm

HIDUP NO.06 2019, 10 Februari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here