Salib bagi Warga Golgota

93
Dua suster Rubiyah Pasionis Malang memikul salib saat kaul kekal.
[NN/Dok.Pribadi]
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Mewartakan misi sengsara Yesus Kristus menjadi spiritualitas keluarga Pasionis. Sengsara Yesus menjadi karya kasih Allah yang mulia.

Bagi manusia yang berperasaan religius, cara membayangkan Allah merupakan sesuatu yang utama. Iman akan kebaikan dan cinta Allah selalu dirasakan dalam berbagai kesempatan. Termasuk saat hidup ditimpa kesedihan, kesulitan dan penderitaan.

Misteri terbesar iman ini mempunyai dasar pada fakta historis, bahwa kasih Allah menjelma dalam Yesus Kristus di atas kayu salib. Pengosongan diri Allah di kayu salib mengingatkan manusia akan cinta Allah. Inilah yang dirasakan oleh keluarga pasionis. Jejak pelayanan mereka tertumpuh pada cinta Allah yang membebaskan di kayu salib.

Kongregasi Sengsara Yesus Kristus
Nama Latin :
Congregatio Passionis Iesu Christi/CP
Tahun Berdiri : 1725
Pendiri : St Paulus dari Salib
Superior Jenderal : Pastor Joachim Rego CP (Superior General)

Konferensi Pasionis
Kongregasi Pasionis kini berkarya di 57 negara. Mengingat begitu luas cakupan pelayanan mereka, kongregasi dibagi dalam beberapa konferensi.
••••• Konferensi Inter-Provinsial Pasionis Italia (CIPI).
•• Konferensi Kepulauan Semenanjung Iberia –Spanyol (CII).
•• Konferensi Pasionis Eropa Utara (NECP).
•• Konferensi Pasionis Asia Pasifik (PASPAC).
•• Konferensi Pasionis Afrika (CPA).
•• Konferensi Pasionis Amerika Latin (FORPAL).

Lencana Pasionis
•• Bentuk hati yang menyimbolkan cinta.
•• Hati dengan salib putih melambangkan cinta Yesus kepada manusia.
•• Tulisan :Jesu (Yesus-Ibrani), XPI (Kristus-Yunani), Passio (sengsara-Latin)
•• Tiga paku: paku memaku tangan dan kaki Yesus.

Pasionis Indonesia
•• Pasionis masuk di Indonesia dari Belanda (1946).
•• Berkarya di Keuskupan Ketapang (1961).
•• Berkarya di Keuskupan Sanggau (1982).
•• Kehadiran Pasionis di Indonesia dinyatakan resmi (21 Januari 2007).
•• Provinsi ke 25 dalam kongregasi di dunia.
•• Saat ini berkarya di 12 keuskupan di Indonesia.
•• Total imam 172 orang dari Provinsi Pasionis Indonesia (Des. 2015).
•• Provinsi Indonesia bermisi ke Vietnam, Papua New Guinea, Argentina, Peru, Italia.

Keluarga Pasionis
•• Imam Pasionis
•• Suster (Rubiah) Pasionis
•• Bruder Pasionis
•• Awam Pasionis

Spiritualitas Pasionis
•• Kenangan Akan Sengsara Yesus (Karisma)
•• Mewartakan Injil Sengsara Yesus Kristus (Misi)
•• Mewartakan kasih Allah kepada dunia dalam sengsara Yesus (ikrar)
•• Mewartakan Yesus dalam hidup komunitas, doa, sabda, dan pelayanan kepada yang menderita (komitmen)

Tradisi Salib
•• Jalan Salib
•• Meditasi
•• Doa jam sengsara
•• Renungan jam sengsara
•
Santo Yohanes dari Salib
• •Lahir di Ovada, Italia, 3 Januari 1694
•• Menerima jubah Pasionis 22 November 1720
•• Selama 40 hari menyendiri di Gereja San Carlo
•• Menerima indulgensi Yubileum 1725
•• Bertemu Paus Benediktus XIII pada 21 Mei 1725
•• Ditahbiskan imam oleh Paus Benediktus XIII 7 Juni 1727
•• Mendirikan Pasionis 14 September 1737
•• Regula pertama disusun tahun 1771 di Targuinia, Italia
•• Meninggal dunia 18 Oktober 1775
•• Beatifikasi 1 Mei 1853 oleh Paus Pius IX
•• Kanonisasi 29 Juni 1867

Yusti H. Wuarmanuk

HIDUP NO.10 2019, 10 Maret 2019

1 COMMENT

  1. Terima kasih telah menyampaikan selayang pandang tentang Pasionis. Pasti sangat berguna bagi umat beriman dlm menambah wawasan pengetahuan ttg kekayaan spiritualitas kristiani yg dihayati para religius. *Sedikit koreksi pada bagian terakhir ttg biodata pendiri ditulis St. Yohanes dari Salib. Seharusnya St. Paulus dari Salib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here