Asah Rohani Jalan Ignasian

123
Asah Rohani Jalan Ignasian
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Warisan St Ignasius Loyola untuk Serikat Yesus tak terhitung banyaknya. Salah satunya adalah latihan rohani (spiritual exercise)-nya. Latihan rohani yang diajarkan St Ignatius ini telah mengubah sejarah spiritualitas dari abad XVI hingga saat ini.

Dalam latihan ini, seseorang merenungkan kehidupannya. Di dalamnya, ia mengaitkan hidupnya dengan panggilan, karya, dan hubungan dengan Tuhan serta sesama. St Ignasius menguraikan banyak hal tentang “latihan rohani” ini. Tidak hanya teori, St Ignatius mewariskan petunjuk praktis bagaimana latihan ini harus dijalankan.

Selama sekitar lima abad keberadaan Serikat Yesus di dunia, latihan rohani St Ignatius ini menjadi dasar rohani kehidupan ordo. Kekayaan rohani di dalam latihan ini tak habis untuk di timba.

Tiga buah buku, Roh Tuhan Ada Padaku, Awas! Si Jahat Berwajah Malaikat, dan Berdoa Examen Ignasian menyajikan panduan yang cukup bagi siapa saja yang ingin mencicipi kekayaan rohani dalam latihan rohani St Ignatius. Ketiga buku ini adalah karya frater-frater Serikat Yesus yang tinggal di Komunitas Serikat Yesus Pulo Nangka, Jakarta Timur.

Keseluruhan isi buku ini adalah kumpulan tulisan para frater Serikat Yesus yang disampaikan dalam pertemuan semester komunitas selama tujuh tahun belakangan (2012-2019). Dalam permenungan yang ditulis ini, para frater menyadur tiga buku karya Pastor Timothy Gallagher OVM yaitu The Discernment of Spirit, Spiritual Consolation, dan The Examen Prayer.

Ide penulisan buku ini berangkat dari kesadaran akan relevansi latihan rohani St Ignatius bagi umat secara lebih luas. Dalam buku pertama Roh Tuhan Ada Padaku, menyajikan pedoman pembedaan roh minggu pertama. Sedangkan dalam Awas! Si Jahat Berwajah Malaikat membahas bagaimana pedoman pemdedaan roh minggu kedua. Kedua buku itu dilengkapi dengan buku ketiga, Berdoa Examen Ignasian yang berisi pedoman cara berdoa bagi para pembaca sehingga mampu berjumpa dengan Tuhan dalam kehidupan keseharian mereka.

Pedoman ini membantu kita untuk menghadapi kesepian rohani. Buku-buku ini memberikan pengetahuan bagaimana kita harus bertindak di zaman abu-abu, dalam arti lain, kehidupan yang marak dengan berita-berita palsu.

Selain itu, pada buku Berdoa Examen Ignasian merupakan sebuah buku yang mampu memberikan sebuah cahaya bahwa sesibuk dan sebanyak apapun kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari -hari tidak akan pernah menjadi penghalang untuk kita dapat berjumpa dan bertemu dengan Allah.

Doa Examen merupakan doa singkat selama 15 menit, yang dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari. Dalam Examen, umat diajak memutar kembali pengalaman masa lalu yang baru saja dialami. Tujuannya untuk menemukan Tuhan yang hadir dan untuk memanjatkan syukur atas berkat kehidupan.

Judul : Roh Tuhan Ada Padaku
Penulis : Skolastik SJ Pulo Nangka
Penerbit : OBOR, 2019
Tebal : 237

Judul : Awas! Si Jahat Berwajah Malaikat Penulis : Skolastik SJ Pulo Nangka
Penerbit : OBOR, 2019
Tebal : 129

Judul : Berdoa Examen Ignasian
Penulis : Skolastik SJ Pulo Nangka
Penerbit : OBOR, 2019
Tebal : 117 halaman

Yola Salvia/Karina Chrisyantia

HIDUP NO.38 2019, 22 September 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here