Menandatangani Ensiklik Baru, Paus Fransiskus Terbang ke Assisi di Bulan Oktober

177
Paus Fransiskus memimpin doa bersama perwakilan dari berbagai agama di dalam Basilika Santo Fransiskus, di Assisi, Italia, Selasa, 20 September 2016. (Credit: Tiziana Fabi / Pool Photo via AP.)
Menandatangani Ensiklik Baru, Paus Fransiskus Terbang ke Assisi di Bulan Oktober
4.9 (97.14%) 7 votes

HIDUPKATOLIK.COM— Setelah berbulan-bulan penuh spekulasi mengenai apa langkah selanjutnya bagi seorang Paus yang terjebak di rumah karena virus korona, jawabannya datang pada hari Sabtu dengan pengumuman kunjungan kepausan yang akan datang ke Assisi. Kedatangannya kesana untuk menandatangani surat ensiklik baru, bentuk pengajaran kepausan yang paling berkembang.

Melansir cruxnow, Dalam pernyataan tanggal 5 September, Pastor Enzo Fortunato, direktur Basilika Santo Fransiskus di Assisi, menegaskan bahwa pada hari Sabtu, 3 Oktober, Paus Fransiskus akan mengunjungi Biara Suci Assisi untuk menandatangani ensiklik baru, “Fratelli tutti”, yang berarti, “Semua Saudara.”

Bapa Suci akan merayakan Misa pribadi tanpa umat beriman di makam Santo Fransiskus pada pukul 15.00 waktu Roma dan akan menandatangani ensiklik di akhir perayaan. “Dengan penuh sukacita dan dalam doa kami menyambut dan menunggu kunjungan pribadi Paus Fransiskus. Panggung yang akan menyoroti pentingnya dan perlunya persaudaraan, ”ungkap Pastor Mauro Gambetti, Penjaga Biara Suci Assisi.

Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni membenarkan berita itu dalam pernyataan 5 September, mengatakan ensiklik itu bertema “persaudaraan dan persahabatan sosial”. Paus akan kembali ke Vatikan segera setelah merayakan Misa.

Judul ensiklik itu muncul di bagian Nasihat Santo Fransiskus, di bawah nomor enam, yang berbunyi: “Marilah kita semua, saudara-saudara, memandang kepada Gembala yang Baik yang menderita sengsara di Salib untuk menyelamatkan dombanya.”

“Domba Tuhan mengikuti dia dalam kesusahan dan penganiayaan, dalam penghinaan dan kelaparan, dalam kelemahan dan godaan, dan dalam segala hal lainnya dan mereka telah menerima kehidupan kekal dari Tuhan karena hal-hal ini,” lanjut petikan itu. “Oleh karena itu, sungguh memalukan bagi kami, hamba Tuhan, bahwa sementara orang-orang kudus (sebenarnya) melakukan hal-hal seperti itu, kami ingin menerima kemuliaan dan kehormatan dengan [hanya] menceritakan perbuatan mereka.”

Desas-desus tentang ensiklik kepausan pertama kali beredar bulan lalu ketika Uskup Rieti, Mgr. Domenico Pompili menyelinap selama konferensi pers “Charter of Intent” yang ditandatangani sehubungan dengan peringatan 800 tahun kelahiran Yesus di Greccio.

Mengingat penekanan Paus Fransiskus pada model persaudaraan, tidak mengherankan bahwa dia akan memilih Assisi sebagai tempat untuk menandatangani ensikliknya tentang topik itu, dan pada malam pesta Santo Fransiskus. Sejak awal kepausannya, Fransiskus telah merangkul dan merayakan Pesta Santo Fransiskus dari Assisi sebagai model keadilan sosial, terutama dalam hal topik kemiskinan, perdamaian dan persaudaraan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here