spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Sekretaris Dubes Vatikan Ajak Umat Berdoa Rosario Bagi Korban Gempa Venezuela 

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Sekretaris Duta Besar (Dubes) Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Michael Andrew Pawlowicz, mengajak umat Katolik untuk berdoa Rosario bagi para korban gempa mematikan yang mengguncang Venezuela beberapa pekan lalu.

“Anda adalah bangsa yang dikenal karena kemurahan hatinya. Venezuela sangatlah jauh, tetapi mereka juga saudara-saudari kalian karena, seperti Anda, mereka juga milik Kristus. Dan kini saudara-saudari Anda di seberang lautan membutuhkan kasih dan doa-doa Anda,” ujarnya.

Perarakan masuk (HIDUP/Katharina Reny Lestari)

“Saya mohon agar masing-masing dari kalian mendoakan Rosario untuk mereka dan untuk keluarga mereka. Jika memungkinkan, luangkan wkatu dalam Adorasi Ekaristi untuk berdoa bagi upaya pembangunan dan usaha penyelamatan lebih banyak nyawa. Pergilah ke Gua Maria di sini, di Katedral, atau di tempat lain dan berdoalah bagi jiwa-jiwa malang agar mereka dapat melihat Allah yang hidup.”

Mgr. Michael menyampaikan hal tersebut dalam homili Perayaan Ekaristi yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, di Gereja St. Maria Diangkat ke Surga Paroki Katedral Jakarta. 

Hadir pada Perayaan Ekaristi yang dirayakan secara konselebrasi pada petang hari tersebut adalah Dubes Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia, Enrique Antonio Acuña Mendoza, dan korps diplomatik serta umat Katolik.

Selebran utama adalah Mgr. Michael. Selain Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo, dan Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), Pastor Vincentius Adi Prasojo, konselebran lainnya adalah Kepala Paroki Katedral Jakarta, Pastor Macarius Maharsono Probho, SJ, serta Kuria KAJ dan para imam yang berkarya di Paroki Katedral Jakarta.

“Negara-negara bisa jadi saling terpisah jauh, tettapi dalam Yesus kita sangatlah dekat satu sama lain. Hanya di surga Anda akan tahu siapa yang Anda tolong, tetapi di surga Anda akan tahu siapa yang telah Anda bantu dengan kasih Anda, dan mereka akan mengasihi Anda karenanya,” imbuh Mgr. Michael.

“Bentuk gotong-royong yang tertinggi ialah membawa satu sama lain ke surga bersama Kristus.”

Mendoakan Para Korban

Beberapa menit menjelang Perayaan Ekaristi, Pastor Vincentius Adi Prasojo menjelaskan kepada wartawan yang berkumpul di sekitar Plaza Maria bahwa Perayaan Ekaristi tersebut merupakan inisiatif dari Dubes Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia, Enrique Antonio Acuña Mendoza.

(Ki-ka) Susyana Suwadi, Dubes Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia Enrique Antonio Acuña Mendoza, dan Pastor Vincentius Adi Prasojo (HIDUP/Katharina Reny Lestari)

“Disampaikan kepada Mgr. Michael. Beliau kemudian menyampaikannya kepada kami. Kami, atas nama Bapak Kardinal, menyambut baik karena kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa kami bersatu dalam rasa kemanusiaan,” ungkapnya.

Menurut Pastor Adi Prasojo, Perayaan Ekaristi merupakan sumber dan puncak kehidupan umat Katolik.

“Sebagai orang beriman, kita mengantar saudara-saudari kita yang kesusahaan, yang meninggal dunia, di mana pun. Di Venezuela dan negara-negara lain serta berbagai wilayah di negara kita, Indonesia,” ujarnya.

“Semoga semangat ini meneguhkan kita sebagai warga dunia untuk saling bersatu berpegangan tangan dalam mengatasi berbagai kesulitan dan tantangan di dunia, baik bencana alam maupun krisis kemanusiaan yang lain.”

Dalam sambutan menjelang berkat penutup, Dubes Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia, Enrique Antonio Acuña Mendoza, menyampaikan terima kasih atas semua doa yang disampaikan kepada para korban gempa di Venezuela.

“Semoga masyarakat Venezuela segera bangkit kembali melalui solidaritas dan kerja keras bersama serta harapan agar bangsa ini tidak pernah putus asa. Mari kita terus berdoa bagi Venezuela,” ujarnya.    

Bantuan Awal

Hingga berita ini diturunkan, gempa bermagnitudo 7,2 dan 7,5 yang melanda Venezuela pada tanggal 24 Juni 2026 mengakibatkan lebih dari 3.800 orang meninggal dunia dan 16.700 orang mengalami luka-luka.

Paus Leo XIV turut mendoakan para korban dan orang-orang yang terdampak oleh gempa mematikan tersebut.

“Saya terus mendoakan para korban gempa dan semua masyarakat Venezuela. Semoga Tuhan menjaga mereka di saat-saat paling sulit seperti sekarang ini,” ujarnya di hadapan kerumunan umat seusai Doa Angelus pada tanggal 5 Juli 2026.

Seperti dikutip Vatican News (www.vaticannews.va), Paus Leo XIV juga telah mengirim donasi darurat awal sebesar €100,000 melalui Kantor Almoner Apostolik. Bantuan ini disebut sebagai langkah awal, sementara dukungan lebih lanjut akan diberikan sesuai kebutuhan yang diidentifikasi oleh Gereja setempat.

Katharina Reny Lestari

ARTIKEL SEBELUMNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles