HIDUPKATOLIK.COM– Minggu, 30 Agustus 2026, Orang Muda Katolik (OMK) “Musa Hitam” Paroki Bomomani merayakan syukur atas usianya yang ke-22 melalui sebuah rekoleksi bersama. Rekoleksi ini dipandu oleh Fr. Rian dengan mengangkat tema “Masa Depanku Cerah”, yang terinspirasi dari Kitab Yeremia 29:11.
“Sebab, Aku mengetahui rancangan-rancangan yang Kupikirkan mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan malapetaka, untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan” (Yer. 29:11).
Dalam sesinya, Fr. Rian mendorong para OMK untuk berani bermimpi bagi masa depan mereka. Ia menekankan bahwa meskipun masa depan berada dalam kuasa Tuhan, manusia tetap perlu merancang dan berupaya mewujudkannya. “Masa depan tidak didapatkan begitu saja. Masa depan itu disiapkan dari sekarang!” tegas Fr. Rian.
Sebagai bagian dari kegiatan, para OMK diminta menuliskan cita-cita mereka pada kertas yang telah disediakan panitia. Beragam cita-cita muncul, mulai dari menjadi guru, dokter, perawat, biarawati, hingga pastor.

Selain merenungkan sabda Tuhan dan menggali cita-cita, Fr. Rian juga mengajak para peserta bernyanyi bersama dan bermain game. Dengan demikian, acara ini tidak hanya meneguhkan iman dan harapan OMK akan masa depan, tetapi juga mempererat kasih persaudaraan di antara mereka. Harapannya, “masa kini dan masa depan Gereja”, yaitu OMK sendiri, dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan sejak dini.
Usai sesi rekoleksi, Bapak Markus Butu selaku pendamping OMK menyampaikan ucapan terima kasih kepada Fr. Rian atas panduan rekoleksinya, serta kepada para pembina yang telah mempersiapkan acara. Ia juga berterima kasih kepada pastor paroki dan dewan yang telah mengizinkan kegiatan ini terlaksana. Ucapan terima kasih secara khusus turut disampaikan kepada seluruh OMK Musa Hitam yang hadir dan memeriahkan acara, karena tanpa kehadiran mereka acara ini tidak akan bermakna.
Rm. Sony, selaku pastor paroki, turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina yang selama ini telah mendampingi OMK, sekaligus mengucapkan selamat ulang tahun ke-22 kepada seluruh anggota OMK Paroki Bomomani. Beliau berharap OMK terus berkembang ke depannya. Rm. Sony menegaskan bahwa “OMK adalah tulang punggung Gereja” yang perlu dihargai dan dibina sejak sekarang, sebab masa kini dan masa depan Gereja ada di tangan mereka.
Acara ditutup dengan makan siang bersama. Sembari mengantre dan menyantap makanan, beberapa OMK mempersembahkan lagu bagi kebersamaan mereka. Sungguh, sebuah momen persaudaraan yang begitu berkesan.
“Jika kamu kehilangan kekuatan batin, impian, antusiasme, harapan, dan kemurahan hatimu, Yesus hadir di hadapanmu … Dengan segenap kekuatan kebangkitan-Nya, Tuhan berseru kepadamu: ‘Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!’” (Luk. 7:14).
Paus Fransiskus, Christus Vivit, art. 20
laporan Pastor I. Prasetyo Handaya Wicaksono, Pastor Kepala Bomomani






