spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Pesparani Sumut III, Hendrik Sitompul: Pesparani Harus Menjadi Ruang Pelayanan dan Persaudaraan

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Ketua Umum LP3KD Sumatera Utara Hendrik H. Sitompul pada acara Pengukuhan Panitia Pesparani Sumut III 2026 dan Rapat Perdana di Pematangsiantar mengajak seluruh panitia bekerja dengan semangat kebersamaan dan pengabdian.

Menurutnya, Pesparani bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi sarana pembinaan iman dan persaudaraan umat Katolik.

“Panitia yang dilantik hari ini menerima tanggung jawab pelayanan. Kita ingin Pesparani Sumut lll 2026 menjadi peristiwa iman yang mempersatukan umat dan memuliakan Tuhan melalui seni liturgi,” ujar Hendrik Sitompul.

Lanjut Hendrik, dengan nilai kebersamaan para panitia tentu kegiatan ini akan berjalan baik dan sukses “Saya akan terdepan menyukseskan Pesparani Sumut lll 2026 ini,” pungkasnya

Hendrik Sitompul

Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Sumatera Utara resmi mengukuhkan Panitia Pesparani Katolik Sumatera Utara III Tahun 2026 di Pusat Pembinaan Umat (PPU) Catholic Center Keuskupan Agung Medan, Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Vikaris Episkopal (Vikep) Pematang Siantar, Pastor Ambrosius Nainggolan OFMCap, pengurus LP3KD Sumut, pengurus LP3KD Pematangsiantar, serta panitia yang akan bertugas menyukseskan pelaksanaan Pesparani Katolik Sumatera Utara III dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Oktober 2026 di Pematangsiantar.

Baca Juga:  Paus Leo XIV Menunjuk Wanita Awam sebagai Prefek Dikasteri untuk Komunikasi

Pastor Ambrosius menegaskan bahwa pelayanan harus menjadi dasar kepemimpinan panitia.

Pesparani adalah wadah perjumpaan iman, persaudaraan, dan kesaksian melalui seni suara liturgis. Melalui Pesparani, umat Katolik dipanggil untuk semakin mencintai liturgi, memperdalam iman, dan menghadirkan keindahan Injil dalam nyanyian serta karya seni yang memuliakan Allah.

Pelantikan panitia hari ini, tambah Pastor Ambrosius, menandai awal perjalanan pelayanan yang penuh tanggung jawab. Mereka yang dilantik akan menjadi pelayan umat, penggerak persaudaraan, dan saksi kasih Kristus dalam mempersiapkan Pesparani.

“Marilah kita mendukung mereka dengan doa dan semangat kebersamaan, agar Pesparani Sumatera Utara III 2026 sungguh menjadi peristiwa iman yang indah, membawa sukacita, dan memperkuat persatuan Gereja sinodal di Sumatara Utara,” tandas Pastor Ambrosius.

Adapun susunan inti panitia yang dikukuhkan yakni Jaruddin Silvanus Simarmata sebagai Ketua Panitia, Lundu Sihotang sebagai Sekretaris dan Evelin Silalahi sebagai Bendahara.

Pemberian Tanda Penugasan dengan Pemberian SK oleh Ketua Umum LP3KD Sumut dan Name Tag oleh Sekretaris Umum LP3KD. Kepengurusan ini akan memimpin seluruh rangkaian persiapan menuju pelaksanaan Pesparani Sumut III Tahun 2026.

Kebanggaan

Jaruddin Silvanus  Simarmata menyampaikan kesiapan panitia untuk bekerja maksimal demi suksesnya kegiatan tersebut. Ia berharap dukungan seluruh umat Katolik di Sumatera Utara dapat memperkuat persiapan hingga hari pelaksanaan.

Baca Juga:  Menguak Makna Moral Ensiklik "Magnifica Humanitas" Paus Leo XIV
Jaruddin Silvanus  Simarmata (kanan)

“Kami percaya dengan kerjasama semua pihak, Pesparani Sumut III Tahun 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan Gereja Katolik di Sumatera Utara,” ungkap Jaruddin.

Daud Simanjuntak selaku ketua LP3KD Kota Pematangsiantar menyampaikan turut mendukung dan sukseskan kegiatan Pesparani Sumut lll 2026 sebagai tuan rumah. Kemudian menjadi suatu kehormatan atas kepercayaan yang telah diberikan oleh LP3KD Sumut.

Lalu secara pribadi dan sebagai ketua LP3KD Kota Pematangsiantar, Daud menyatakan siap mendukung sebagai tuan rumah untuk sukseskan Pesparani Sumut lll 2026 ini, tentu dengan harapan kebersamaannya diharapkan semua panitia dapat bekerjasama yang baik dan saling berkoordinasi antar semua unsure pengurus dan panitia.

“Pesparani Sumut III diharapkan mempererat persaudaraan sejati, meningkatkan kualitasi umat dan menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter,” tandas Daud.

Beberapa Keputusan

Setelah Pelantikan dan Pengukuhan Panitia Pesparani III Sumatera Utara, dilanjutkan dengan Rapat Perdana dengan beberapa Keputusan sebagai berikut:

  1. Pesparani adalah Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik.
  2. Pesparani ini sudah diadakan sebanyak 2 kali di Medan dan di Balige, sedangkan yang ke III akan dilaksanakan di Pematangsiantar pada tanggal 23-25 Oktober 2026.
  3. Pembagian waktu pelaksanaan:
  4. Jumat 23 Oktober 2026: Pembukaan
  5. Sabtu 24 Oktober 2026: Pelaksanaan
  6. Minggu 25 Oktober 2026 : Penutupan
Baca Juga:  Uskup Tanjungkarang: Devosi sebagai Suplemen untuk Kekuatan Mengasihi Orang Lain

Diharapkan seluruh panitia melayani peserta dengan baik dan saling bekerja sama, setiap kontingen peserta tampil membawa vandel dan ciri khas daerah masing-masing. Lokasi lomba sudah dikonsep oleh koordinator bidang lomba.

Panitia mengkomunikasikan kepada Uskup Agung Medan dan Uskup Sibolga yang akan memimpin Perayaan Ekaristi pada pembukaan dan penutupan kegiatan Pesparani III Sumut 2026.

Tecnical meeting 1 diadakan pada 15 Juli secara kombinasi tatap muka dan zoom meeting. Bahan Tecnikal meeting agar dinarasikan secara tertulis dan dikirimkan ke LP3KD daerah-daerah sebelum disosialisasikan secara zoom meeting dan diharapkan para peserta zoom meeting dari daerah-daerah agar mengkondisikan lokasi zoom mengingat jaringan internet yang sering menjadi masalah saat zoom meeting dan harapannya agar lomba dapat diikuti minimal 20 kontingen dari  LP3KD daerah-daerah.

Rapat bersama panitia setiap bulan secara rutin melalui zoom, lalu kemudian rapat  per bidang dilakukan 2 kali dalam 1 bulan secara rutin dan diharapkan membuat daftar hadir rapat.

Laporan: Parulian Tinambunan (Kontributor Medan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles