spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

KKPPMP Dua Keuskupan dan OMK Jajaki Kerja Sama dengan Ditres PPA-PPO Polda Sumsel demi Perangi TPPO

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Komitmen Gereja Katolik dalam menjaga dan melindungi martabat manusia kembali diwujudkan lewat aksi nyata. Perwakilan imam dari dua keuskupan bersama Orang Muda Katolik (OMK) melakukan kunjungan resmi ke Direktorat Pelindungan Perempuan, Anak, dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sumatera Selatan, Kamis (9/7/2026).

Rombongan delegasi Gereja ini dihadiri oleh tokoh-tokoh yang aktif dalam gerakan kemanusiaan, antara lain Romo Chrisanctus Paschalis Saturnus (Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian, Pastoral Migran dan Perantau [KKPPMP] Keuskupan Pangkalpinang), Romo Liberto (Ketua KKPPMP Keuskupan Agung Palembang), Romo Gading (Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Agung Palembang), serta Yonggie sebagai perwakilan OMK.

Kehadiran para gembala dan orang muda ini disambut langsung oleh Direktur Ditres PPA dan PPO Polda Sumsel, Kombes Pol. Andes Purwanti, yang didampingi oleh Kompol Hanafi. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut berfokus pada upaya kolaboratif untuk mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), kekerasan seksual, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga:  Orang Muda Katolik Diajak Bela Martabat Manusia dan Jadi ‘Generasi Samaritan’ di KAPal Youth Day 2026

Dalam pertemuan tersebut, pihak Gereja menyampaikan harapan agar hubungan baik ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi langkah awal untuk melahirkan kerja sama pastoral yang konkret. Kemitraan ini diharapkan menyentuh ranah preventif melalui edukasi dan sosialisasi, hingga aspek kuratif berupa pendampingan berbasis kasih bagi para korban.

Romo Liberto mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat Keuskupan Agung Palembang (KAPal) akan menggelar kegiatan bersama Orang Muda Katolik. Beliau berharap jajaran Ditres PPA dan PPO dapat hadir secara langsung untuk memberikan pembekalan dan katekese sosial mengenai bahaya TPPO serta kekerasan seksual.

Bak gayung bersambut, Kombes Pol. Andes Purwanti menegaskan keterbukaan institusinya untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan Gereja Katolik.

Baca Juga:  Bentuk Calon Imam yang Peka Kemanusiaan, Seminari Menengah St. Paulus Palembang Gelar Sosialisasi Anti-TPPO bersama Generasi Samaritan

“Kami sangat menyambut baik pertemuan ini. Kami siap hadir dan berbagi dalam kegiatan-kegiatan edukasi maupun pencegahan yang diinisiasi oleh pihak Gereja,” ungkap Kombes Pol. Andes.

Pertemuan ini menjadi penanda penting bahwa perjuangan melawan perdagangan orang dan berbagai bentuk kekerasan terhadap sesama adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara aparat penegak hukum, struktur Gereja, dan umat (khususnya generasi muda) menjadi fondasi krusial dalam membangun kesadaran moral di tengah masyarakat.

Melalui kolaborasi strategis ini, diharapkan OMK dan umat Katolik pada umumnya tidak hanya memiliki pemahaman yang benar mengenai bahaya TPPO, tetapi juga mampu bergerak menjadi rasul-rasul kemanusiaan yang berani membela serta melindungi martabat sesama di tengah kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga:  Uskup Emeritus Banjarmasin Mgr. Petrus Boddeng Timang: Allah yang Empunya Benih

Andreas Daris Awalistyo (Palembang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles