spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim Mengperesiasi Inisiatif Pukat Bogor

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM — Pagi itu, langkah-langkah kecil bergerak menyusuri jalanan Kota Bogor. Dari halaman Balai Kota menuju Taman Lansia di Jalan Malabar, kebersamaan menjadi irama yang menyatukan mereka.

Sabtu (8/8), PUKAT (Profesional dan Usahawan Katolik) Keuskupan Bogor menggelar Jalan Sehat bersama Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. Bukan sekadar berjalan untuk menjaga kebugaran, kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar yang lebih jauh: mengajak semakin banyak orang untuk peduli dan berbagi.

Dedie A. Rachim (tengah, memegng bendera start) membuka acara jalan santai.

Jalan sehat tersebut merupakan rangkaian acara Fit 4 Care (Fit for Care Miles of Hope) sebuah gerakan kepedulian yang akan digelar pada 12 September mendatang di GBH Sentul. Di balik semangat olahraga, terselip harapan untuk menghimpun dukungan dan mengulurkannya kepada mereka yang membutuhkan.

Baca Juga:  Cinta Raja Ampat, OMK Mater Dei Rawat Pantai WTC

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik inisiatif tersebut. Baginya, kepedulian yang diwujudkan melalui kegiatan bersama seperti Fit 4 Care merupakan langkah nyata untuk membangun solidaritas di tengah masyarakat.

“Saya memberikan apresiasi kepada PUKAT yang sudah berinisiatif menyelenggarakan Fit 4 Care sebagai salah satu cara untuk menghimpun para donatur yang kemudian nanti akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Terima kasih kepada PUKAT dan kepada seluruh panitia. Mudah-mudahan kegiatan Fit 4 Care pada 12 September nanti akan berjalan lancar dan sukses,” kata Dedie.

Di balik langkah kaki yang menyusuri jalan, ada kisah tentang kepedulian yang selama ini terus dirawat. Pastor Yohanes Suparta, Moderator PUKAT Bogor, dalam sambutannya menjelaskan bahwa semangat berbagi bukanlah sesuatu yang baru bagi PUKAT Bogor.

Baca Juga:  Yang terbaru dari Majalah HIDUP Edisi No. 32

Pemberdayaan UMKM, program beasiswa, hingga bantuan bagi keluarga yang kurang mampu menjadi bagian dari karya yang terus dijalankan. Semua itu menjadi upaya untuk menghadirkan gereja dan komunitas dalam denyut kehidupan masyarakat—bukan hanya melalui kata-kata, tetapi lewat tindakan yang menyentuh kebutuhan nyata.

Fit 4 Care kali ini akan memberikan bantuan sarana dan prasarana bagi keluarga yang tidak mampu dan sifatnya umum, tidak hanya untuk umat Katolik saja,” ungkap Pastor Yohanes.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa kepedulian tidak mengenal sekat. Bantuan tidak berhenti pada batas identitas, melainkan mengalir kepada siapa pun yang membutuhkan.

Dedie A. Rachim senam bersama peserta jalan santai

Sebab pada akhirnya, Miles of Hope bukan hanya tentang berapa jauh kaki melangkah. Ia adalah tentang sejauh mana harapan dapat dibawa—dari satu hati ke hati yang lain, dari mereka yang memiliki kepada mereka yang membutuhkan.

Baca Juga:  TALITHA KUM WALK s TALK 2026 "Trapped Behind the Scam": Bersama Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Perdagangan Orang Berkedok Penipuan Kerja Daring

Di jalan-jalan Kota Bogor pagi itu, langkah mungkin akan berhenti ketika perjalanan usai. Namun harapan yang ditanamkan di sepanjang perjalanan, diharapkan terus berjalan.

Agustinus Sudarmanto
(Bogor)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles