spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Selamat Datang di Indonesia, Dubes Vatikan Mgr. Walter Erbi!

Rate this post

HIDUPKATOLIK.COM – Setelah menunggu agak lama, sejak Mgr. Piero Pioppo menempati pos baru sebagai Dubes Vatikan untuk Kerajaan Spanyol dan Andorra pada November 2025, penggantinya Mgr. Walter Erbi telah tiba di Jakarta pada hari Rabu sore (2/9/2026).

Kedatangan Nuntius di Indonesia disambut langung oleh Uskup Agung  Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo dan Mgr. Michael Andrew Pawlowicz sebagai Pejabat Sementara yang menjalankan tugas perwakilan diplomatik Kedutaan Besar Vatikan di Indonesia sejak Mgr. Pioppo meninggakan Indonesia.

Lahir di Turin, Italia, pada 8 Januari 1968, Mgr. Walter Erbì menapaki perjalanan hidup yang sarat dedikasi. Pria yang merayakan tahbisan imamnya pada 10 Mei 1992 ini mengawali rekam jejak pastoralnya di Keuskupan Iglesias, Italia. Pada masa-masa awal imamatnya, ia bukan hanya melayani sebagai vikaris paroki, melainkan juga aktif terjun membina kaum muda melalui pendampingan Pramuka Katolik (Associazione Guide e Scouts Cattolici Italiani / AGESCI) dan Pendampingan Anak Katolik.

Baca Juga:  90 Tahun SMP pangudi Luhur Domenici Savio: Menjadi Saksi Pendidikan di Indonesia

Kecerdasan intelektual dan kepekaan hukum rohaninya membawanya mendalami Hukum Kanonik hingga meraih gelar doktor. Tak berhenti di sana, bakat kepemimpinan Mgr. Erbì membuatnya dipanggil menempuh pendidikan di Akademi Gerejawi Kepausan (Pontifical Ecclesiastical Academy) di Roma – sebuah lembaga legendaris yang menggembleng para diplomat Takhta Suci Vatikan.

Sejak resmi bergabung dengan dinas diplomatik Takhta Suci pada 1 April 2001, ia menjelma menjadi diplomat lintas benua yang ulung. Rekam jejak tugasnya membentang luas di berbagai kawasan strategis dunia. Ia pernah ditempatkan di Filipina, Yunani, Meksiko, Belgia, Australia, Amerika Serikat, Prancis, hingga Turki, selain juga bertugas di Bagian Urusan Umum Sekretariat Negara Takhta Suci di Vatikan.

Pengalaman berharga ini melengkapi pemahamannya atas ragam budaya dan dinamika geopolitik global. Langkah diplomatisnya makin dipertegas ketika Paus Fransiskus mengangkatnya menjadi Uskup Agung Tituler Nepi sekaligus Nunsius Apostolik untuk Liberia pada 16 Juli 2022. Penerimaan tahbisan uskupnya berlangsung penuh hikmat pada 3 September 2022 dengan Konsekrator Utama Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Kardinal Parolin, didampingi Arrigo Kardinal Miglio dan Uskup Giovanni Paolo Zedda.

Baca Juga:  Merawat Bumi dengan Kasih: Ketika Laudato Si' Turun ke Jalan

Tak lama berselang, kepercayaan Takhta Suci kepadanya kian bertambah dengan amanah tambahan sebagai Nunsius Apostolik untuk Sierra Leone dan Gambia di kawasan Afrika Barat. Di wilayah yang kaya akan keberagaman budaya tersebut, Mgr. Erbì dikenal gigih merajut persahabatan antarumat beragama dan aktif melakukan kunjungan pastoral hingga ke pelosok umat.

Sebagai seorang diplomat ulung, Mgr. Erbì dibekali kemampuan berbahasa yang mumpuni. Pria yang kini menginjak usia 58 tahun ini merupakan seorang poliglot yang fasih bertutur dalam empat bahasa internasional: bahasa ibunya Italia, Spanyol, Perancis, dan Inggris. Modal linguistik ini dipastikan akan sangat menunjang misinya dalam berkomunikasi dengan pemerintah, tokoh lintas agama, serta hierarki Gereja Katolik di Indonesia.

Baca Juga:  Paus Leo Menyetujui Uskup Ketujuh untuk Gereja 'Katolik' Komunis Tiongkok.

Dalam tradisi diplomasi Takhta Suci, peran seorang Nunsius memang unik. Ia memiliki dua dimensi penugasan yang berjalan selaras: fungsi diplomatik state-to-state untuk mempererat hubungan bilateral dengan pemerintah Indonesia, serta fungsi gerejani church-to-church yang menyambungkan Paus dengan para uskup dan umat lokal.

Ada harapan bahwa dengan penunjukan Mgr. Walter Erbì dapat mempromosikan perdamaian di Indonesia yang kental dengan multikultural. Umat Katolik beserta seluruh komponen bangsa siap menyambut kehadiran Mgr. Erbì untuk meneruskan fondasi persaudaraan yang telah dibangun para pendahulunya. Kehadirannya diharapkan kian memperkokoh suara perdamaian dan dialog antariman dari Indonesia untuk dunia.

Yustinus Hendro Wuarmanuk

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles