Garda Terdepan Merawat Kebangsaan

234
Presidium Pusat ISKA dengan Menteri Jonan (foto:Hidup/Deo)
Garda Terdepan Merawat Kebangsaan
3.7 (73.33%) 3 votes

HIDUPKATOLIK.com – Garda Terdepan Merawat Kebangsaan

IKATAN Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) mengadakan pemberkatan gedung baru sekretariatnya pada Sabtu, 17/2. Gedung tersebut berada di kawasan Roxy Mas, Jakarta Pusat. Gedung ini diberi nama ISKA Centre. Sekitar 100 undangan dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut.

Perayaan Ekaristi dipersembahkan oleh Ketua Komisi Kerawam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Vincentius Sensi Potokota,  didampingi Romo Antonius Haryanto dan Romo Antonius Widyarsono SJ.

Dalam homili, Mgr. Sensi menyampaikan bahwa ISKA adalah himpunan garda terdepan untuk merawat kebangsaan. Ia mengharapkan anggota ISKA dapat menjadi bagian Gereja yang peduli terhadap sesama.

Selain itu, diharapkan ISKA lebih optimal dalam menanggapi situasi nasional dengan karya nyata. “Apa pun jenis panggilan dan perutusan kita dan siapapun yang terlibat di sana, tugas kita adalah mengabdi dan melayani di tengah dunia. Selain itu, kita juga perlu menata diri, sesama, dan alam,” ungkap Mgr. Sensi.

Usai Ekaristi, Menteri ESDM, Ignasius Jonan, menyampaikan paparan terkait dengan program ESDM. Pemaparan tersebut mengenai penggunaan energi listrik di Indonesia. Selain itu, Jonan menghimbau para peserta untuk peduli terhadap orang lain. “Semestinya kita peduli terhadap sesama dengan berbagai karya nyata,” ungkap Jonan.

Kegiatan dilanjutkan dengan ramah-tamah antar anggota ISKA pusat dan daerah.

Ketua DPP ISKA, Hargo Mandirahardjo, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas peresmian dan pemberkatan ISKA Centre. “Ini adalah kado terindah bagi kami. Selama 60 tahun, baru sekarang ISKA memiliki gedung,” kata warga Paroki Cinere ini.

Dalam waktu dekat, ISKA akan melaksanakan program bagi orang muda. Hargo menyatakan, akan diadakan Sekolah Kebangsaan. Sasaran kegiatan ini adalah anak yang bersekolah di Sekolah Menengah Atas. “Agar mereka peduli terhadap Negara dan Gereja,” harapnya.

Johannes de Deo C.C.

 

(ab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here