OBITUARI-Pastor John Tondowidjojo CM: Tak Henti Berkarya

149
Pastor John Todowidjojo. [Dok.Pribadi]
OBITUARI-Pastor John Tondowidjojo CM: Tak Henti Berkarya
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – OBITUARI Pastor John Tondowidjojo CM (27-09-1934 — 5-09-2018)

MESIN ketik manual yang berada di meja kerja Pastor John Tondowidjojo CM itu mungkin tak kan lagi berbunyi tik-tak tik-tak. Entah sudah berapa ribu hentakan jari-jari Pastor Tondo di atas mesin ketik kuno itu. Namun, dari situlah lahir puluhan buku.

Sebagai seorang ahli Komunikasi Ethnologia, ia masih menunjukkan pemikiran segar berlatar disiplin ilmunya itu. Namun, perjalanan Pastor Tondo terhenti seminggu lalu, ia menghembuskan nafas terakhirnya pada 5 September 2018 pukul 5.35 WIB.

Sebelumnya, ia sempat menerima Sakramen Pengurapan Orang Sakit. Ratusan umat yang memadati Gereja Kristus Raja, Surabaya untuk turut serta dalam Misa Requiem bagi Pastor Tondo pada Rabu, 5/9, seakan menjadi bukti seberapa besar umat kehilangan sosok seorang pemikir dan pengasih itu.

Belasan imam Kongregasi Misi (CM) pun terlihat di antara kerumunan umat. Sebelumnya sempat tersiar kabar hoax perihal wafatnya Pastor Tondo pada akhir Juli lalu. Ketika itu, ia memang sedang dirawat di Rumah Sakit St Vincentius Surabaya. Selama ini, ia mengidap infeksi paru-paru dan gangguan pada kerja jantung.

Namun, kabar yang tersiar minggu lalu tidak lagi hoax. Imam yang memiliki hubungan keluarga dengan RA Kartini ini dipanggil Tuhan untuk selamanya. Sebagai keluarga besar Kartini, Pastor Tondo mewarisi pemikiran broad-minded, menerima perbedaan dengan sangat toleran.“Islam, Kristen, atau apa pun tidak ada masalah bagi kami. Yang penting saling mengasihi.”

Pastor Tondo memanggil pahlawan emansipasi perempuan itu sebagai “eyang”. Pada sebuah kesempatan ia menceritakan kekagumannya pada sang eyang. “Kartini ingin bersekolah ke Belanda karena terinspirasi kakaknya, Kartono yang menguasai 26 bahasa dan menjadi wartawan pertama Indonesia yang meliput Perang Dunia. Saya mengidolakan Kartini, juga Eyang Kartono,” ungkap Pastor Tondo suatu kali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here