KOMKEP SEMARANG SAMBUT AYD 2017

120
OMK bersukacita dalam acara Gala Dinner Joy Full Concert di Semarang
[HIDUP/Dok. Panitia]

HIDUPKATOLIK.com - Menyambut AYD 2017, panitia mengadakan Gala Dinner Joy Full Concert. AYD adalah ajang kumpul orang muda se-Asia untuk berbagi pengalaman dan menguatkan iman. 

INDONESIA akan jadi tuan rumah Asian Youth Day (AYD) 2017. Pertemuan orang muda Katolik se-Asia ini akan di selenggarakan di Yogyakarta, 30 Juli-6 Agustus 2017. Diperkirakan, sekitar 1.500 orang muda Katolik dari 29 negara akan ambil bagian. Demikian disampaikan Ketua Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia (Komkep KWI)  Mgr Pius Riana Prapdi dalam acara Gala Dinner Joy Full Concert for AYD di Ballroom Crowne Plaza Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 20/9.

AYD digagas oleh pembina OMK se-Asia dan disetujui Federasi Konferensi Para Uskup Asia (Federation of Asian Bis­hops Conferences, FABC), di bawah Komisi Keluarga dan Kerawam bagian kepemudaan. “AYD merupakan ajang berbagi sukacita kaum muda untuk mempererat persaudaraan dalam iman yang di wujudkan dalam keterlibatan di tengah masyarakat,” ungkap Mgr Riana.

[nextpage title=”KOMKEP SEMARANG SAMBUT AYD 2017″]

OMK bersukacita dalam acara Gala Dinner Joy Full Concert di Semarang[HIDUP/Dok. Panitia]
OMK bersukacita dalam acara Gala Dinner Joy Full Concert di Semarang
[HIDUP/Dok. Panitia]
Ketua Panitia Gala Dinner Petrus Edi Susianto mengatakan, Joy Full Concert AYD adalah kegiatan awal untuk mendukung AYD. Panitia mendatangkan beberapa pengisi acara, seperti Regina Idol, Lisa A. Riyanto, Den Baguse Ngarso, Trio Gam, Andy Irawan Orchestra, Gratia Choir-Unika Soegijapranata, dan Don Bosco Choir-SMA Don Bosco Semarang.

Mengangkat tema “Sukacita dalam Kebhinnekaan”, AYD 2017 meliputi kegiatan  doa, live in, refleksi, pelatihan dan berbagi pengalaman sesuai konteks multikultur, termasuk rekomendasi dan tindak lanjut. Ketua Operational Committee AYD Romo Heribertus Budi Purwantoro menegaskan, AYD merupakan satu upaya membangun Gereja yang hidup. Orang muda dilihat sebagai Gereja masa depan dan masa kini yang butuh dukungan berupa doa, pikiran, tenaga dan material. Sebelumnya, AYD diadakan di Thailand (1999), Taiwan (2001), India (2003), Hong Kong (2006), Filipina (2009), dan Korea Selatan (2014).
Yusti H.Wuarmanuk

Laporan: Bernadette Janti (Semarang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here