BMV Youth Choir: Partisipasi dan Prestasi

119
[Dok.Aloisius Johnsis]

HIDUPKATOLIK.com –  SEMPAT hilang, muncul, kemudian hilang lagi. Mungkin itu kesan kepada paduan suara orang muda Katolik Paroki Beatae Mariae Virginis (BMV) Katedral Keuskupan Bogor yang saat ini dikenal dengan nama BMV Youth Choir beberapa tahun lalu.

Namun sekitar Juli 2017, berbekal 15 orang muda, mereka berkomitmen untuk rutin berlatih dan memperbaiki kualitasnya. Koordinator BMVYC, Fransiska Romana Cecillia meminta dua orang kenalannya, Melvin Manuel dan Octaviana Debhora yang memang sudah lama aktif dalam paduan suara untuk melatih paduan suara ini.

Satu setengah tahun berproses bukan tanpa tantangan. Sulitnya mendapatkan alat musik orgen dan tempat berlatih yang berpindah-pindah menjadi kesan tersendiri yang tidak dapat terlupakan. Mereka rutin berlatih setiap Minggu pukul 11.00 WIB.

Kadang di ruang kelas Sekolah Budi Mulia, di selasar Aula Paroki Katedral, di depan kantin sekolah, juga di halaman parkir. Maklum, banyaknya kegiatan di Paroki Katedral memang membuat ruangan sangat terbatas.

Tidak jarang latihan terasa mencekam karena harmoni yang dihasilkan tidak sesuai harapan. Sungguh, proses yang tidak mudah dan panjang dalam usaha bernyanyi untuk Tuhan. Kini, usaha mereka berbuah manis.

Kompetisi Paduan Suara OMK se-Keuskupan Bogor dalam rangka menyambut Natal awal Desember lalu di Sekolah Marsudirini dapat diikuti dengan baik. Tidak hanya berpartisipasi, mereka juga berprestasi dengan dinobatkannya sebagai Juara I dalam lomba bertajuk “Berpadu dalam Harmoni Menyambut Kelahiran Kristus”.

Dirigen sekaligus pelatih BMVYC Melvin Manuel mengucapkan syukur dan terima kasihnya atas usaha yang telah diberikan oleh para anggota selama masa latihan. “Memang masih banyak yang perlu diperbaiki, sebenarnya tidak menyangka juga atas hasil yang diperoleh.

Namun, ini semua berkat usaha dan komitmen teman-teman juga. Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi,” katanya. Semua ini ditempa dari proses panjang dan latihan bersama. “Proses belajar untuk mempersiapkan tugas rutin ini memiliki andil besar dalam kemajuan teknik vokal yang baik bagi setiap anggota,” sambung Melvin.

Octaviana Debhora, yang juga menjadi pelatih BMVYC, mengajak para anggota untuk terus komitmen. “Semoga semangatnya tidak berakhir di lomba ini. Tapi harus terus berkobar dalam setiap karya pelayanan yang kita lakukan. Terus rendah hati dan mari bernyanyi untuk Tuhan,” ujarnya.


Aloisius Johnsis

HIDUP NO.52 2018, 30 Desember 2018

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here