Perarakan Salib Misi di Paroki Mansalong, Umat Diajak untuk Bersukacita dan Bersolider

119
Uskup Tanjung Selor Mgr. Paulinus Yan Olla, MSF memberkati Salib Misi yang akan diserahkan kepada panitia Tahun Misi di Paroki Maria Bunda Karmel Mansalong/Komsos Tanjung Selor
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.COM-KEUSKUPAN Tanjung Selor menggelar Misa Pencanangan Tahun Solidaritas Misi 2020-2021 di Paroki Katedral Sta. Maria Assumpta Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Minggu, 18/10. Salib Misi ini diberkati dan diserahkan untuk diarak ke Paroki Santa Maria Bunda Karmel, Mansalong. Perayaan Ekaristi ini dipimpin Uskup Tanjung Selor Mgr. Paulinus Yan Olla, MSF.

Dalam pesan khotbahnya, Mgr. Yan Olla menggarisbawahi tugas dan tanggung jawab dari para tenaga misi. Menurutnya, mereka yang terpanggil untuk bermisi adalah pribadi-pribadi yang hendaknya segala pikiran, perkataan, dan perbuatan sejalan dengan kehendak Kristus. Sebab, katanya, misi memerlukan tanggung jawab, kesetiaan, dan pengorbanan sebagaimana yang dialami Yesus.

“Dengan bermisi, kita melanjutkan karya Yesus di dunia. Kita memberitakan Injil kepada mereka yang belum mengenal Kristus. Tugas ini membutuhkan pengorbanan, tetapi tidak menghalangi kita untuk hidup dalam kegembiraan. Sebab kunci utama bermisi adalah sukacita,” sebutnya.

Mgr. Paulinus Yan Olla, MSF bersama para imam dan umat melepaskan balon Tahun Misi 2020-2021/Komsos Tanjung Selor

 

Mengungkit tema misi Keuskupan Tanjung Selor, “Inilah Aku, Utuslah Aku, Mgr. Yan Olla menambahkan bahwa selain sukacita dalam mewartakan Kerajaan Allah, para pekerja misi juga harus memperhatikan setiap orang yang dijumpai. Maka, semangat solidaritas dalam bermisi penting. Setiap orang harus solider dengan situasi konkret yang dihadapi dalam bermisi. “Sebab pada kenyataannya kita diutus kepada mereka yang sakit, miskin, menderita, dan sebagainya termasuk yang belum mengenal Kristus,” sebutnya.

Ia menjelaskan dalam misi, kata berbagi menjadi penting. “Berbagi adalah salah satu bentuk dari solidaritas. Maka itu, kita hidup perlu berbagi satu sama lain teristimewa mereka yang sangat membutuhkan.”

Misa Pencanganan Tahun Solidaritas Misi ini ditandai dengan pemberkatan penyerahan Salib Misi ke Paroki Mansalong. Salib Misi itu akan diarak selama satu tahun di 43 stasi di Paroki itu. Usai Misa, diadakan pelepasan balon misi oleh Mgr. Yan Olla di halaman wisma keuskupan.

gr. Paulinus Yan Olla, MSF bersama para imam dan umat melepaskan balon Tahun Misi 2020-2021/Komsos Tanjung Selor

“Mari kita berdoa agar salib suci nan mulia, tergantung Penyelamat Dunia menjadi sarana keselamatan bagi kita semua,” sebutnya. Selain memberkati Salib Misi, Mgr. Yan Olla juga memberkati panitia Salib Misi dari Paroki Mansalong. Kesempatan ini juga Mgr. Yan Olla menutup tahun Misi 2019-2020.

Yusti H. Wuarmanuk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here