KWI: Tragedi Kemanusiaan di Sigi Sungguh Tidak Beradab

127
Sidang KWI 2019 (Dok. Komsos KWI)

HIDUPKATOLIK.COM —  27 November 2020 telah terjadi tindak kekerasan yang menghilangkan nyawa di Lewonu, Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Sulawesi Tengah. Untuk itu, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyatakan dukacita mendalam terhadap korban yang meninggal beserta keluarganya dan seluruh umat yang berdampak melalui surat yang ditandatangi oleh Ketua KWI Kardinal Ignatius Suharyo pada 30 November 2020.

Dalam surat ini, KWI turut mengirimkan doa bagi saudara-sudari yang meninggal dan mendoakan pula agar yang ditinggalkan memperoleh penghiburan kasih dari Allah.

Selain itu, KWI dan seluruh umat Katolik mengecam keras aksi tikdakan kekerasan yang menghilangkan jawa dan pembakaran Pos Pelayanan Gereja Balas Keselamatan serta rumah warga di Lewonu. Menurut KWI, tindakan penyerangan dan kekerasan ini sungguh tidak beradab dan sangat bertentangan dengan nilai agama dan kemanusiaan.

Pada kesempatan yang sama, KWI turut mengapreasiasi langkah cepat pimpinan dan jemaat Gereja Bala Keselamatan, aparat Kepolisian serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sigi dan Provinsi Sulawesi Tengah untuk menangani peristiwa tersebut dan memberi perlindungan bagi warga.

“KWI dan seluruh umat Katolik berharap agar peristiwa di Lewonu ini tikda mersukan atau melemahkan hungan antar umat beragama dan kepercyaan yang selama ini terus menerus kita bangun, rawat dan kita kembangkan,” tutup Kardinal Suharyo.

Sumber: Surat Ungkapan Dukacita dan Pernyataan Sikap KWI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here