Gelar World Marriage Day, Marriage Encounter Distrik Manado Diajak Perbaharui Komitmen Cinta

44
Sejunlah pasutri komunitas Marriage Encounter Distrik VIII Manado mengikuti Misa khusus memperingati WMD 2021/Lexi Kalesaran

HIDUPKATOLIK.COM – MEMPERINGATI World Marriage Day (Hari Perkawinan Sedunia), Komunitas Marriage Encounter (ME) Distrik VIII Manado menggelar Misa Khusus di Kapel Biara MSC Karombasan Manado, Minggu, (14/2/2021).

Sejumlah anggota Komunitas ME mengikuti Misa yang dipersembahkan Eklesial Team ME Koordinator Distrik (Kordis) VIII Manado.

Perayaan WMD atas restu Paus Johanes Paulus II ditetapkan sejak tahun 1993 untuk dirayakan panda hari Minggu II dalam bulan Februari.

Khusus tahun ini (2021), perayaannya bertepatan dengan perayaan Valentine Day (Hari Kasih Sayang).

“Karena itu, dalam perayaan ini kita menghangatkan kembali dan memperbaharui komitmen kasih sayang yang mendasari keberanian Anda berdua melangkah ke depan altar di hari perkawinan Anda,” ujar Pastor Berty Tijouw, MSC dalam khotbah pada Ekaristi khusus tersebut.

Dikemukakan, walaupun digagas dan diselenggarakan oleh komunitas ME, perayaan itu merupakan bentuk perhatian Gereja secara istimewa kepada keluarga-keluarga di seluruh dunia.

Dalam perayaan ini, selain berdoa dan memohonkan berkat Tuhan untuk keluarga masing-masing, dalam kesatuan dengan seluruh Gereja, sebutnya, kita mendoakan semua keluarga di seluruh dunia, terutama keluarga-keluarga yang mengalami pergumulan dalam relasi suami-istri maupun dalam kehidupan berumahtangga pada umumnya.

“Melalui perayaan Ekaristi keluarga yang berhimpun bersama itu menyatakan perhatian dan cinta kepada keluarga mereka dan kepada semua keluarga,” ujar mantan Superior Daerah MSC Sulawesi Kalimantan Timur ini.

Karena itu, Pastor Berty berharap dan menghimbau, “Agar di tahun-tahun yang akan datang, Perayaan Hari Perkawinan Sedunia seperti ini bisa medapatkan perhatian lebih serius dari para pastor paroki dan komisi keluarga di paroki-paroki, agar semakin banyak keluarga terlibat dan menyatakan kepedulian terhadap pastoral keluarga demi meminimalisir jumlah keluarga-keluarga yang bermasalah dan akhirnya berantakan (cerai).”

Karena itu, lanjutnya, “Saya senang bahwa ada paroki-paroki, antara lain, Paroki Bunda Hati Kudus Kairagi, Manado, yang juga menyelenggarakan Misa Minggu (14/2) sebagai Perayaan World Marriage Day,” demikian ungkapan Pastor Berty.

Diungkapkan, sesuai dengan motto Hari Perkawinan Sedunia yakni Love One Another, dalam perayaan misa tersebut, diadakan upacara Peneguhan Janji Pernikahan oleh para pasangan suami-istri yang hadir, dan diteguhkan serta didoakan doa berkat untuk keluarga oleh imam yang memimpin.

Pada akhir perayaan keluarga-keluarga mempersembahkan diri, sekali lagi, kepada Pasutri Kudus, Santo Yusuf dan Santa Maria, untuk perjalanan hidup keluarga-keluarga di masa yang akan datang.

Lexie Kalesaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here