Romo Paulus Christian Siswantoko: KVKI merupakan Wadah Kaderisasi Orang Muda Katolik

104
Pastor Paulus Cristian Siswantoko. [Dok. HIDUP]
5/5 - (1 vote)

HIDUPKATOLIK.com – Kreasi Virtual Katolik (KVKI) 2021 mengusung tema “Persaudaraan Insani di tengah Pandemi”. Pada Konferensi Pers KVKI yang diadakan pada Rabu, 22 September 2021 pukul 17.00 WIB melalui daring, Perwakilan dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Paulus Christian Siswantoko, akrab disapa Romo Koko, turut menuturkan kesan dan harapannya bagi kegiatan yang akan dilaksanakan 2 Oktober – 28 Oktober 2021 ini.

Ada tiga lomba di KVKI yakni Lomba Mazmur Tanggapan, Lomba Tutur Kitab Suci dan Lomba Cerdas Cermat Rohani. Menurut Romo Koko, bahan lomba yang diberikan oleh tim lomba akan dicarikan yang sesuai dengan kondisi saat ini. Bagi Ketua I LP3KN ini, lomba-lomba yang diadakan ini merupakan wadah kaderisasi yang harapannya membuat orang mudah Katolik lebih cinta terhadap imannya, kemudian diwujudkan dalam tingkah laku kehidupan mereka sehari-hari.

“Misal, dalam Lomba Tutur Kitab Suci, pasti dipilihkan tema-tema yang mengandung  unsur-unsur kebersamaan, soal perbedaan, pengampunan, tidak mudah menghakimi. Ini kan hal-hal yang selama ini muncul dan menjadi masalah sosial kita,” terang Romo Koko.

Selain itu, dengan adanya lomba ini maka diharapkan persaudaraan umat di masing-masing provinsi terbangun walaupun dalam situasi yang terbatas karena Pandemi. “Karena ada persaudaraan itu, ada kegiatan ini, timbulah semangat kemudian ada harapan bahkan ada hiburan,” tambahnya.

“Di tengah keterbatasan karena pandemi, kita tetap menjaga kesehatan kita, tanpa bertemu (tatap muka), tapi kita bisa mendapatkan kehangatan bisa merasakan kebersamaan sebagai sesama umat beriman sekaligus juga bisa membangun persaudaraan, mendidik serta mengajak generasi muda kita untuk menerapkan ajaran Kitab Suci dan Gereja dalam kehidupan sehari-hari. Pada poin ini, KVKI merupakan sebuah proses peneguhan iman untuk kami para panitia dan para peserta, bahwa di tengah kondisi ini, dengan iman kita bisa berkreasi. Ini merupakan gambaran iman yang hidup. Tetap bisa beraktivitas dan berkreasi di tengah keterbatasan,” pungkas Romo Koko.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat di https://kvki2021.com/ 

Karina Chrisyantia 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here